oleh

RTH Kahatex Dikelola Forum Masyarakat

-Headline-154 views

JATINANGOR – Ruang Terbuka Hijau (RTH) milik PT Kahatex seluas 40 hektare di Kaki Gunung Geulis, diserahkan pengelolaannya ke Forum Masyarakat Gunung Geulis. Dengan dikelolanya lahan milik Kahatex tersebut, diharapkan ada pemberdayaan masyarakat penghuni Gunung Geulis.

“Total semuanya 40 Ha, namun yang sudah digarap seluas 20 ha. Adapun tanaman yang dipakai yakni jenis agroporestik. Seperti Kopi, Pisang, Mangga, Kaliandra dan tanaman lainnya yang tidak dipanen dicabut,” kata Ketua Forum Masyarakat Gunung Geulis, Saepudin, beberapa waktu lalu.

Menurut Saepudin, pengelolaan hutan harus melibatkan unsur masyarakat desa hutan. Sebab, masyarakat paham betul pengelolaan hutan yang baik termasuk paska panen agar tidak merusak ekosistem lain.

“Jumlah buruh tani ada 53 anggota yang nantinya akan menyerap program bupati Sumedang. Sebab program bupati dalam Sumedang Simpati ada program mempekerjakan masyarakat petani. Nah kami jauh jauh hari sudah melaksanakan itu,” katanya.

Sementara itu, lanjut Saepudin, masyarakat yang dilibatkan terdiri dari masyarakat di Desa Cisempur, Jatiroke dan Jatimukti. Sesuai dengan lahan RTH milik Kahatex yang lokasinya di tiga wilayah itu.

“Selain program penanaman pohon yang disebutkan tadi, untuk memanfaatkan melimpahnya rumput hijau, kami akan mengelola kambing dan Embe. Agar sepulang masyarakat bertani nanti ngambil rumput untuk ternak,” katanya.

Hanya saja, lanjut Saepudin, belum ada bantuan dari pemerintah untuk bantuan bibit hewan ternak. Sementara itu, baru ada bantuan tanaman agroporestik yang dikirim melalui pemerintah desa masing-masing.

Saepudin sangat mengapresiasi program Kahatex yang memiliki RTH. Sebab untuk kelangsungan ekosistem dan lingkungan di bawahnya. Sebab jika lahan hutan hijau maka dibawahnya akan terbebas dari erosi.

“Dulunya lahan yang kini jadi RTH Kahatex, lahan mati. Namun oleh masyarakat desa hutan digarap menjadi lahan produktif. Ini kan disamping menjaga lingkungan juga nilai ekonomisnya ada,” tandasnya. (imn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed