oleh

Rumah Dosen Digasak Maling **Korban Disabet Belati

KOTA – Kawanan pencuri kembali beraksi di wilayah hukum Polres Sumedang. Tak tanggung-tanggung, pelaku nekad beraksi pada siang bolong. Seperti yang terjadi di Lingkungan Margajaya RT 03 RW 18 Kelurahan Situ Kecamatan Sumedang Utara.

Informasi yang dihimpun Sumeks, pelaku yang berjumlah dua orang itu berhasil menyatroni rumah Dede Erni, seorang ibu rumah tangga yang juga sebagai istri seorang dosen senior di salah satu perguruan tinggi di Sumedang. Pelaku yang diduga mengetahui kondisi rumah korban, memanfaatkan saat korban sedang mengantarkan anaknya ke sekolah pada Rabu (10/8) pagi sekira pukul 08.30.

Menurut korban, awalnya dia tengah mengantarkan anaknya ke kolam renang Rancagoyang. Sepulang dari kolam renang tersebut, korban merasa curiga karena pintu gerbang terbuka. Padahal saat ditinggal rumah dalam keadaan kosong dan gerbang terkunci.

“Saya curiga karena gerbang jadi terbuka, padahal tadinya saya kunci. Karena curiga itu saya minta diantar ke pekerja di depan. Begitu baru sampai di depan gerbang pelaku keluar sambil menyerang menggunakan belati,” katanya kepada Sumedang Ekspres, kemarin.

Dede menambahkan, pelaku yang keluar dari rumahnya berjumlah 2 orang. Akibat penyerangan tersebut Dede Erni menderita luka sabetan belati di bagian tangan kanannya karena berusaha menangkis. Sementara yang mengantarnya (pekerja) celananya sobek, juga karena sabetan senjata tajam pelaku.

“Pelaku pas keluar melihat saya langsung nyerang pakai belati. Awalnya nyerang ke arah wajah tapi saya tangkis dengan tangan kosong,” ujarnya.

Setelah itu, lanjut dia, para pelaku langsung melarikan diri bersama tiga rekannya yang sudah menunggu menggunakan motor dekat rumah korban. Meski korban berteriak minta tolong namun para pelaku berhasil melarikan diri. “Yang satu ke arah utara satunya ke arah selatan,” sebutnya.

Akibat peristiwa tersebut, korban harus rela kehilangan 1 unit kamera, 1 handphone, sejumlah perhiasan dan cincin batu akik sebanyak 3 kotak. Sementara 1 unit laptop gagal dibawa pelaku karena jatuh. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp7 juta.

Walaupun demikian, korban mengaku mengenali ciri-ciri para pelaku. Dia menuturkan, dua orang pelaku yang masuk ke rumahnya menggunakan baju batik biru dan celana panjang warna biru. Diduga pakaian tersebut merupakan seragam salah satau sekolah di Sumedang.

Sementara itu unit Reskrim dari Polsek Sumedang Utara dan Inafis Polres Sumedang yang datang langsung melakukan olah TKP. Polisi juga menyita gagang belati milik pelaku di lokasi kejadian.

“Dugaan sementara pelaku merencanakan aksinya, karena senjata tajam yang digunakan terlihat masih baru. Ciri-ciri pelaku sudah diketahui kita langsung melakukan pengejaran,” tutur salah seorang anggota polisi. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed