Senin, 3 Agustus 2020

Sumedang Ekspres

Bacaan Utama Warga Sumedang

Rumah Hantu Berdiri di Proyek Jalan Lingkar

KOTA – Dikarenakan masih banyaknya “rumah hantu” atau rumah kosong di sekitaran Proyek Jalan Lingkar Jatigede, membuat proyek ini terjegal. Pasalnya, rumah hantu yang sengaja dibangun di sembilan desa kawasan genangan, bangunannya belum mendapat pembebasan.

Saat ini, bangunan rumah hantu itu banyak yang sudah tidak ada, karena rusak dan yang tersisa hanya puing serta pondasi asal-asalan. Rumah hantu ini, dibangun sejak 2008 lalu dan sempat didata pemerintah.

“Pembangunan jalan lingkar itu, terkendala pembebasan lahan. Karena banyak bangunan tumbuh atau rumah hantu,” kata Denny Tanrus, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Sumedang, Selasa (19/1).

Sampai saat ini, masih ada 413 bidang di sembilan desa yang belum dibebaskan. “Masih ada 413 bidang yang belum dibebaskan dan kebanyakan lahannya sudah dibebaskan, tapi rumah hantunya belum dibebaskan,” tuturnya.

Disebutkan, pernah ada alat berat yang akan meratakan tanah di lahan yang sudah dibebaskan, namun dihentikan warga. “Alasannya, di atas lahan yang dibebaskan itu ada puing dan sisa rumah hantu yang belum dibayar. Warga menolak alat berat meratakan lahan karena bangunan di atas lahan itu belum dibayar,” kata Kasubag Administrasi Kependudukan dan Pertanahan, Bagian Tata Pemerintahan, Sekretariat Daerah Pemkab Sumedang, Khaidir Gumilar, kemarin.

Menurutnya, tak sedikit juga bangunan baru itu ditempelkan ke bangunan yang lama, agar ganti rugi lebih besar dikarenakan ada bangunan tambahan. “Ada juga bangunan baru yang ditepelkan ke bangunan lama, supaya saat diukur bangunan itu menjadi lebih luas,” ujarnya.

Semestinya untuk proyek jalan lingkar ini sudah tuntas. Sehingga saat ketinggian air pada elevasi 245 meter, jalan lingkar Jatigede sudah jadi. Arus lalu lintas Sumedang-Wado-Malangbong Garut, tidak terganggu. Sesuai jadwal, mulai April, ruas jalan Sumedang–Malangbong Garut, mulai dari Sukamenak Darmaraja sampai Wado, bakal segera tenggelam. (bbs)