Rumah Jagal Hewan Distop

Peliput/Editor: NET/ILUSTRASI

Rumah Jagal Hewan Distop

BERSIHKAN: Seorang pekerja membersihkan lokasi tempat hewan yang siap dipotong.

TANJUNGSARI – Pemerintah Kecamatan Tanjungsari, mengadakan pertemuan dengan warga Desa Margajaya membahas soal rumah jagal (potong hewan), yang diduga menimbulkan pencemaran akibat limbahnya.

Rapat koordinasi dipimpin langsung Camat Tanjungsari Ida Farida Subandi yang mempertemukan warga dengan pengusaha rumah potong hewan milik H Dadang di Dusun Ciluluk RW 12, 13 dan 15 Desa Margajaya.

“Dalam rapat itu akhirnya ada kesepakatan kalau rumah jagal ditutup, tidak lagi ada aktivitas. Penutupan itu sudah sesuai kesepakatan antara pemilik rumah potong hewan dan warga sekitar,” terang Ida, kemarin (1/11).

Penutupan itu, tidak ada tekanan dari pihak mana pun. Bahkan secara sadar, pemilik rumah jagal mengikuti keiinginan warga.

“Jadi dalam rapat pembahasan itu semua berjalan dengan baik. Rapat juga dihadiri perwakilan dari pihak rumah potong hewan,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Desa Margajaya Yuningsih mengungkapkan, selama ini pemilik rumah potong hewan itu komunikasi dengan warga sekitar cukup bagus. Baik saat kegiatan sosial juga kegiatan lainnya. Hanya saja, jika memang rumah potong itu dianggap mengganggu lingkungan sekitar, pemilik pun menyadari dan siap menghentikan aktivitasnya.

“Kita sudah mengadakan pertemuan. Kesepakatanya memang aktivitas rumah pemotongan hewan itu berhenti setelah ada warga yang merasa keberatan dengan keberadaan rumah potong hewan itu,” jelasnya.

Pada kesempatanya, pemerintah kecamatan sempat menanyakan soal izin usaha kepada pemilik rumah potong hewan.

“Semua izin yang mereka miliki sebenarnya lengkap. Meski pun begitu pemilik tetap akan menghentikan aktivitasnya karena sudah ada kesepakatan,” tuturnya.

Dikatakanya, sebaiknya pihak perizinan melakukan kajian karena warga sekitar merasa terganggu dengan aktivitas rumah jagal itu.

“Rumah jagal itu sudah tidak beroperasi dan sudah dipindahkan oleh pemiliknya ke wilayah Bandung,” tukasnya. (kos)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js