Rumah Maman Akhirnya Ambruk

KOTA – Bangunan rumah semi permanen yang ditempati keluarga Maman Karmana, 58 akhirnya roboh. Beruntung, seluruh penghuni rumah sudah diungsikan beberapa hari sebelumnya.

Kini, rumah yang berlokasi di Jalan Sebelas April RT 01 RW 07 Kelurahan Talun Sumedang Utara itu, hanya tinggal puing-puingnya yang tampak berantakan.

“Kejadiannya pada hari Rabu sekitar pukul 11.00, sesaat setelah diguyur hujan,” kata Maman saat disambangi Sumeks di lokasi kejadian, Kamis (8/3).

Kata Maman, untuk membangunnya kembali, dibutuhkan dana yang cukup besar. Sebab, material bangunan rumah berukuran 10 x 10 Meter itu, seluruhnya sudah tidak dapat dipergunakan kembali.

Sedangkan penghasilan Maman yang hanya seorang pelayan toko pupuk itu, hanya cukup menutupi kebutuhan makan anak-anak dan istrinya, sehari-hari.

“Mudah-mudahan saja ada dermawan yang mau membantu meringankan beban saya,” ucapnya.

Akibat kejadian tersebut, mengundang simpati sejumlah tetangga. Bahkan, salah seorang pengusaha mebel di sekitar rumah Maman, menyumbangkan sejumlah batang kayu untuk membangun kembali rumah yang ditempati sejak 1972. “Bantuan pun datang dari komunitas tukan ojek di sekitar sini,” ucapnya.

Di tempat terpisah, Kasi Pemerintahan Ketentraman dan Ketertiban Budi Permana membenarkan kejadian tersebut. Sebagai perangkat kelurahan, Budi mengaku ikut bertanggung jawab mencarikan solusi atas kejadian yang menimpa keluarga Maman. “Itu juga kan warga kami,” tuturnya.

Pihaknya sudah menghubungi sejumlah instansi pemerintah, untuk mendapatkan bantuan Rutilahu. “Kami telah melaporkan kejadian ini, baik kepada Dinas Sosial, Baznas dan lainnya,” terang Budi.

Bahkan, saat pertama kali kejadian atap rumah ambruk, Budi langsung menempatkan keluarga maman ke rumah kontrakan yang tak jauh dari rumahnya itu. “Itu merupakan tanggung jawab kami kepada warga,” ujarnya. (nur)

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.