Rumah Warga Terancam Abrasi Cimanuk

Rumah Warga Terancam Abrasi Cimanuk

MENGANCAM JIWA: Longsoran yang terjadi di tepian Sungai Cimanuk mengancam sejumlah rumah warga, Rabu (7/3). FOTO ISTIMEWA

PEWARTA: Atep Bimo

Previous Next

TOMO – Sebanyak lima rumah di Dusun Cijelag RT 01 RW 03 Desa/Kecamatan Tomo terancam abrasi Sungai Cimanuk. Kini, jarak antara pinggir Sungai Cimanuk dengan rumah warga, hanya tinggal lima meter.

Terjadinya longsor tersebut, mengakibatkan keresahan di kalangan warga.

“Warga di bantaran Sungai Cimanuk cukup resah akibat longsor yang terjadi pada Selasa (6/3) sekitar pukul 13.30 itu. Tanah terkikis dan semakin mendekat dengan rumah warga,” ujar Kepala Desa Tomo Sahlan Romansyah kepada Sumeks, Rabu (7/3).

Dikatakan, adapun rumah warga yang terancam abrasi, di antaranya rumah milik Rusdi, 83, alamat Dusun Cijelag RT 01 Rw 03 Desa Tomo, rumah Kristian, 24, alamat Dusun Cijelag RT 01 RW 03 Desa Tomo serta rumah Sunardi, 45, alamat Dusun Cijelag RT 01 RW 03 Desa Tomo. Dua rumah lainnya yaitu milik Undang, 48, dan Misrah,70, masih dengan alamat yang sama yaitu di Dusun Cijelag RT 01 RW 03 Desa Tomo.

Sahlan menuturkan, Pemerintah Desa Tomo bersama Polsek Tomo telah melakukan koordinasi dan mendatangi TKP. Kemudian, memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada.
“Sebab, dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan apabila hujan lebat dan debit air di Sungai Cimanuk meningkat kembali,” terangnya.

Sahlan berharap, instansi terkait segera melakukan pembronjongan sementara, karena khawatir terjadi longsor kembali, dan jarak rumah dengan pinggiran sungai semakin dekat.

“Penanganan sangat diperlukan untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diharapkan terjadi,” jelasnya. (atp)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.