Sa’dulloh: Kader Harus Berjuang di Jalur Pendidikan

KOTA – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumedang, KH Sa’dulloh meminta kader NU Sumedang berjuang di jalur pendidikan.

Menurutnya, semua kader mengemban tugas mencerdaskan generasi-generasi NU kedepan. Selain itu, harus mampu berperan aktif dalam menegakkan NU di Kabupaten Sumedang.

“Sektor pendidikan harus terus menjadi prioritas. Berjuanglah di bidang pendidikan,” kata Saduloh pada saat melantik 10 kepala sekolah yang ada di bawah naungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU. Pelantikan itu dilaksanakan di Gedung Islamic Centre Sumedang dalam kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar LP Ma’arif NU Sumedang, Sabtu (13/7).

Kesepuluh kepala sekolah tersebut yaitu, Nia Marjanah (MI Padasuka), Nani Rukmini ( MI Ciereng), Sopiah (MI Kaliwangi), Cicih (MI Nagrak), Tatang Hairuman (MI Ciluluk), Abdullah (MI Zainul Millah), Rahmat (MI Ketib), Baban Sutaeban (MTs Ma’arif Cikeruh), Nanang R (MI Darul Hikmah), dan Wawan (MI Miftahul Ulum Cipaku).

Selanjutnya, KH Sa’dulloh menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua kepala sekolah dan guru di sekolah LP Ma’arif. Karena, atas peran para guru Ma’arif, NU dan ajaran Ahlussunnah wal jama’ah di Sumedang masih tetap terjaga.

Dikatakan, hampir seluruh sekolah-sekolah di LP Ma’arif NU Sumedang didirikan oleh para Kyai dan sesepuh NU yang tujuan utamanya ialah untuk mempertahankan dan melestarikan ajaran Islam Ahlussunnah wal jama’ah ala Nahdlatul Ulama.

“Oleh karena itu, sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada semuanya yang telah merawat dan menghidupkan sekolah-sekolah NU di Sumedang,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Sumedang Cucu Suhayat menyampaikan beberapa harapan kepada kepada sekolah yang baru dilantik supaya mengelola sekolah dengan lebih baik lagi dari sebelum-sebelumnya.

Berangkat dari pengalaman sebelumnya, kata dia, para kepala yang baru dilantik saat ini sudah tahu titik kekurangan sekolah-sekolah yang dipimpinnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, jabatan kepala sekolah periode lanjutan ini sudah harus mampu mengelola satuan pendidikan menuju kearah yang lebih baik lagi. “Baik kualitas SDM guru, sarana prasarana sekolah, dan tentu output siswanya bisa lebih berkualitas”, kata Cucu. (atp)

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.