oleh

Sampah, Jadi Masalah di Huntara

UJUNGJAYA – Sampah, menjadi masalah baru para penghuni Hunian Sementara (Huntara) Blok Pamoyanan, Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya. Selama beberapa hari menempati huntara, masalah pengangkutan dan pembuangan sampah belum terpecahkan.

Banyaknya bantuan dan sumbangan yang diberikan kepada para korban bencana ini, juga menyebabkan sampah yang terkumpul lebih cepat. Para korban bencana alam yang menjadi penghuni huntara, hanya mengumpulkan sampah ke plastik besar yang telah disediakan Dinas Kesehatan.

“Terkait penanganan sampah, sebenarnya kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. Mereka telah menyediakan plastik besar sebagai tempat penyimpanan sampah sementara,” ujar Koordinator Huntara, Dede Rahmat.

Namun, pihak Dinas Kesehatan masih bingung terkait pengangkutan dan pembuangan sampah. Selama ini, kata dia, sampah masih dikumpulkan dalam kantung plastik besar dan belum diangkut.

“Bukan berarti kami bermalasan untuk membuang sampah yang ada. Tetapi masih bingung harus dikemanakan sampah itu,” tambahnya.

Disebutkan Dede, apabila sampah dibuang bukan pada tempatnya, seperti hutan ataupun jalan, akan menimbulkan masalah sosial baru. Pihaknya, tidak ingin hal itu terjadi. Sehingga diharapkan, masalah penanganan sampah segera ditangani pemerintah. Baik pemerintah tingkat Kabupaten Sumedang ataupun tingkat kecamatan apabila mampu.

“Misalnya dengan mengangkut sampah setiap tiga hari sekali, ataupun seminggu sekali. Terpenting kami berharap adanya rutinitas. Tentunya, dengan armada yang telah disiapkan pemerintah,” jelasnya.

Disebutkan Dede, sampah dapat dipilah-pilah terlebih dahulu oleh warga. Baik berupa sampah organik dan anorganik. Ketika dibagikan kantung plastik, masyarakat pun sangat antusias, karena hal itu dianggap sangat penting.

“Semoga hal ini bukan yang pertama ataupun yang terakhir. Plastik dapat diberikan secara kontinyu kepada warga,” tuturnya.

Sebenarnya, kata dia, banyak pihak yang menawarkan bantuan terkait penanganan sampah. Seperti sebuah yayasan dari Jakarta, menawarkan bantuan apa yang dibutuhkan untuk keperluan bagi penghuni huntara.

“Kami mengajukan bantuan tempat sampah kepada yayasan tersebut, karena hal itu dianggap penting,” katanya.

Bahkan, sambungnya, banyak warga Kecamatan Ujungjaya, yang menawarkan mobil untuk mengangkut sampah. Namun pihaknya tidak mau membebani masyarakat Ujungjaya.

“Kami menginginkan penanganan sampah dilakukan oleh pemerintah. Karena itu memang tugasnya,” tutupnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed