oleh

Sampah Tak Bertuan Kembali Menggunung

USUT PEMBUANG

KOTA – Gundukan sampah diduga kiriman dari daerah lain, kembali ditemukan di wilayah Sumedang.

Setelah beberapa hari lalu ditemukan di daerah Cadas Pangeran Atas (CPA), kini sampah tak bertuan ditemukan di dua lokasi berbeda. Di antaranya Desa Sukaluyu Kecamatan Rancakalong dan Desa Cipanas Kecamatan Tanjungkerta.

Mendapat laporan terkait keberadaan sampah tak bertuan tersebut, Bupati Sumedang H Eka Setiawan bergegas menuju lokasi ditemukannya sampah, yakni di lingkungan Binong Desa Cipanas Kecamatan Tanjungkerta.

Sesampainya di lokasi, ditegaskan bupati bahwa permasalahan ini (pembuangan sampah ilegal) yang berada di wilayahnya harus sesegera mungkin ditindaklanjuti.

“Ini pelakunya harus kita usut, jangan sampai ada pembiaran dari kita karena kalau didiamkan mereka (pelaku pembuang sampah) akan seenaknya dan tidak menutup kemungkinan mengulangi perbuatannya,” ujarnya di lokasi sampah ditemukan, kemarin (22/1) sore.

“Kita akan tempuh jalur hukum juga. Kita sedang sibuk mempercantik Sumedang, ini kok ada oknum yang ingin merusak (mencemari) Sumedang,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, bupati pun mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat agar turut waspada. Bahkan diminta segera melaporkan kepada pihak yang berwajib, apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang terjadi di wilayahnya masing-masing.

“Saya minta seluruh warga masyarakat agar lebih peka terhadap ketertiban dan keamanan di lingkungannya masing-masing. Sehingga apabila terjadi hal-hal buruk di luar kehendak kita akan lebih mudah terdeteksi dan kita cegah seperti halnya kejadian pembuangan sampah secara ilegal kaya saat ini,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman H Ayuh Hidayat mengatakan, dirinya bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan H Amim, telah melaporkan kepada pihak yang berwajib terkait temuan sampah di tiga titik di wilayah Sumedang.

Diakui Ayuh, dirinya beserta jajarannya juga telah mengantongi identitas Nomor Polisi mobil jenis dump truck yang diduga
menurunkan sampah-sampah secara ilegal di lingkungan Sumedang saat ini. Dirinya turut mengimbau kepada warga agar jangan merasa cemas, karena sampah di tiga lokasi tersebut setelah diteliti bukan merupakan sampah yang tergolong B3 atau Bahan Berbahaya dan Beracun.

“Sampah ini merupakan jenis sampah domestik yang bisa berasal dari rumah tangga dan bukan merupakan jenis sampah B3, dan kita akan segera membersihkannya dengan cara mengangkutnya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cibeureum. Dan khusus untuk sampah di sini (Cipanas), akan kita angkut menggunakan dua truck sampah sehingga tempat ini kembali steril dari sampah,” terangnya. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed