Sarana Air Bersih Diresmikan

Peliput/Editor: HERI PURNAMA/SUMEKS

Sarana Air Bersih Diresmikan

DIRESMIKAN: Camat Cisitu, Arry Kusnadi, SAP saat meresmikan sarana air bersih di Dusun Cimacan Desa Sundamekar Kecamatan Cisitu, kemarin. (HERI PURNAMA/SUMEKS)

SUMEDANG – Warga Dusun Cimacan Desa Sundamekar Kecamatan Cisitu boleh sedikit lega. Pasalnya, kini warga tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih paska diresmikannya sarana pengadaan air bersih di dusun tersebut.

Pembangunan sarana air bersih yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui program keserasian dinilai sangat membantu warga setempat.

Salah satu warga setempat, Ama menyebutkan, setiap musim kemarau 17 rumah atau 20 kepala keluarga (KK) di RT 02 RW 07 selalu dilanda kekeringan. Terlebih di wilayah tersebut tidak ada sumur untuk pengadaan air bersih karena di dalam tanahnya banyak kandungan batu.

“Disini tidak ada sumur, karena di dalam tanahnya banyak kandungan batu. Kalau kemarau kami selalu mengandalkan air dari anak sungai yang ada di wilayah tersebut,” kata dia.

Dalam hal ini, warga bersyukur pengadaan air bersih yang bersumber dari salah satu mata air Sungai Cimacan, debit airnya bisa mencukupi untuk semua warga di lingkungan RT 02.

“Kita bersyukur sudah ada sarana air bersih di sini, mudah-mudahan bisa berlangsung lama dan bisa dimanfaatkan oleh warga,” katanya lagi.
Camat Cisitu, Arry Kusnadi, SAP menyebutkan, beruntung desa tersebut menjadi salah satu desa yang mendapat bantuan dari pusat, melalui program keserasian. Di Sumedang saja hanya ada dua desa yang dapat bantuan tersebut.

“Saya bangga dengan Desa Sundamekar, karena bisa dapat bantuan yang sangat terbatas ini,” katanya.
Selain itu, warga juga harus senatiasa menjaga pipanisasi tersebut agar manfaatnya bisa lebih lama. Untuk tekhnis biaya perawata pipanisasi tersebut diharapkan ada kebersamaan yang serasi, sesuai dengan programnya “keserasian sosial”

“Untuk perawatan pipanisasi ini jelas harus memakan biaya, jadi silahkan warga membuat kesepakatan untuk perawatan pipanisasinya,” kata dia.

Dalam kegiatan terebut hadir juga dari pihak Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat dan plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumedang.

Mohammad Nur, Kasie Perlindungan Bencana Sosial Dinsos Provinsi, menyebutkan, Desa Sundamekar salah satu desa yang beruntung mendapatkan program tersebut. Sebab di provinsi Jawa Barat, dari 27 kabupaten hanya ada 13 kabupaten yang mendapat program tersebut dengan jumlah masing-masing dua desa.

Sudah sepantasnya warga menjaga bantuan ini, sebab untuk kedepannya akan ada program lanjutan dengan catatan program yang saat ini bisa berjalan lancar tanpa ada konflik di lingkungan masyarakatnya.

“Mudah-mudahan masyarakat bisa manfaatkannya dengan baik, agar program lanjutannya bisa di dapatkan lagi oleh desa ini,” kata dia. (eri)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.