Sarana Olahraga Kurang Diperhatikan

Peliput/Editor: asep herdiana/iman nurman

Sarana Olahraga Kurang Diperhatikan

MEMPRIHATINKAN: Salah satu pertandingan olahraga yang dihelat Stadion Ahmad Yani Sumedang yang memprihatinkan. (ASEP HERDIANA/SUMEKS)

KOTA- Sarana olah raga di Kabupaten Sumedang hingga sekarang ini masih minim. Hal ini akibat kurangnya dukungan dari pemerintah daerah untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olah raga.

Akibat minimnya sarana dan prasarana yang disediakan oleh pemerintah, sebagian besar masyarakat terutama anak muda dalam menyalurkan hobi olah raga, terpaksa membuat fasilitas olah raga secara swadaya.

“Pemerintah masih kurang perhatian dibidang olah raga ini. Karena tidak ada upaya untuk membangun sarana olah raga untuk masyarakat umum. Kurang tersedianya sarana, terkadang warga terpaksa membangun sarana olah raga melalaui swadaya, bahkan setiap minggu sewa,” ungkap Humas KONI Sumedang, Emi Suhaemi, saat dikonfrimasi, Minggu (25/10).

Meskipun di atas keterbatasan, namun warga tetap bisa menyalurkan hobinya. Ia meyakini, jika ada perhatian lebih dari pemerintah untuk membangun fasilitas olah raga ini di setiap kecamatan, maka akan muncul bibit-bibit atlet lain yang handal di Sumedang.

Selain itu, masalah lain yang muncul disamping sarana olahraga yakni, terkait pendanaan. Saat ini, pihaknya juga masih kekurangan dana untuk melaksanakan tanggung jawab pembinaan cabang olahraga di daerah setempat.

Sebab, hibah kepada KONI dari Pemerintah Kabupaten yang disalurkan melalui APBD tiap tahunnya, dirasa masih kurang mencukupi untuk membiayai seluruh pembina cabang olahraga yang ada di daerah itu.

“Ini masih sangat kurang dan itu baru dari segi pendanaan, belum masalah tempat kegiatan yang juga belum memadai,” katanya.

Ia mengemukakan tentang pentingnya peran “bapak angkat” dalam pembinaan dan pendanaan terhadap cabang olahraga di daerah setempat. Peran serta kalangan pengusaha dalam ikut serta melakukan pembinaan cabang olahraga dilakukan melalui pola “bapak angkat”.

“Kami optimistis dengan kepedulian dari masyarakat akan sangat membantu keterbatasan pendanaan KONI,” katanya. (her)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js