oleh

Sekda Targetkan Angka Pengangguran Turun

JATINANGOR – Sekda Sumedang Herman Suryatman menargetkan setiap tahun minimal 3000 pencari kerja bisa terserap ke dunia kerja. Target itu sesuai dengan jumlah pencari kerja di Sumedang yang mencapai 548.000, sementara yang sudah bekerja saat ini 501. 000.

“Jadi ada sekitar 47.000 lagi para pencari kerja yang belum bekerja. Sehingga ditarget dalam lima tahun kedepan kita kurangi pengangguran itu minimal per tahun 3000 orang bisa tersalurkan ke dunia kerja,” ujarnya usai meresmikan Pengukuhan Forum Skill Development Center (SDC) Tingkat Kabupaten Sumedang di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor, kemarin.

Menurut Sekda, dengan dibentuknya FSDC ini, diharapkan bisa membantu penurunan jumlah pengangguran di Sumedang. Sebab, menurut data di BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten Sumedang terbilang berhasil dalam penurunan jumlah kemiskinan di Jawa Barat. Untuk tahun 2019 ini ada 0.71 persen jumlah kemiskinan.

“Salah satu upaya untuk mengurangi kemiskinan ya perbanyak lapangan kerja. Ya dengan Pembentukan Forum Skill Development Center ini mudah mudahan para angkatan kerja bisa menurun dan terserap baik oleh industri, UMKM, Society masyarakat, kampus dan dunia usaha lainnya,” katanya.

Pemkab Sumedang, kata Sekda, memang telah menggenjot agar jumlah kemiskinan dan pengangguran bisa turun di Sumedang. Salah satunya dengan membentuk forum SDC dan pembukaan relasi dunia kerja ke luar negeri.

“Insya allah kalau sarendek saigel, cikaracak ninggang batu laun laun jadi legok, program Sumedang Simpati bisa terwujud. Tentunya harus ada keterlibatan semua pihak untuk mewujudkan itu,” katanya.

Herman Suryatman menambahkan suksesnya ini adalah pada saat angkatan muda tidak lagi menganggur. Suksesnya ini ketika angka kemiskinan menurun.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang, Asep Sudrajat mengatakan ada sekitar 9059 orang yang sudah tercatat di BLK (Balai Latihan Kerja). Dari jumlah tersebut, 70 persen sudah terserap ke dunia kerja baik perusahaan kecil maupun besar.

Baca Juga  Baligo Unpad Timpa Pengendara Motor

“Mudah-mudahan dengan dibentuknya Forum SDC ini akan terstruktur dan terprogram secara masiv tentang penyerapan tenaga kerja. Nanti UKM yang sudah lama mati atau vacum kita akan hidupkan kembali. Kita akan pacu agar mereka bisa menjadi wadah bagi penciptaan dunia kerja baru,” katanya.

Untuk menambah jumlah kuota tenaga kerja, Dinas sendiri juga membuka tenaga kerja keluar negeri. Saat ini yang sudah MoU dengan Dinas tenaga kerja dan transmigrasi Sumedang yakni Jepang, Korea.

“Sebetulnya para pemilik perusahaan itu baik baik. Persoalannya kurang komunikasi antara Pemda dan Industri terkait. Dinas itu fasilitator bukan pemegang kebijakan bagi si pelamar kerja. Tapi alhamdulillah ketika dilakukan komunikasi banyak warga Sumedang yang bekerja di perusahaan perusahaan di kawasan Industri Cimanggung dan Jatinangor,” katanya.

Tak hanya itu, lanjut Asep, Pemda Sumedang tengah menargetkan satu kecamatan ada satu SMK atau SMA untuk menambah jumlah lembaga pelatihan kerja (LPK).

IMAN NURMAN /SUMEKS
FOTO BERSAMA : Sekda Sumedang Herman Suryatman (tengah) foto bersama usai mengukuhkan Forum Skill Development Center di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor, kemarin.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed