Sekolah Harus Cepat Dibangun

KOTA – Beberapa tokoh Kabupaten Sumedang menanggapi adanya sekolah yang dibongkar kontraktor ‘siluman’ beberapa waktu lalu. Salah satu diantaranya Ketua PCNU Sumedang KH Sa’dulloh. Dia sangat menyarangkan akan kejadian tersebut.

Menurutnya, karakter bangsa Indonesia mudah percaya tanpa melakukan cek san ricek menjadi penyebab adanya kejadian pembongkaran tersebut. ”Seharusnya, kalau ada yang datang mau memberikan bantuan dicek terlebih dahulu,” ujat Sa’dulloh saat dikonfirmasi Sumeks.

Dikatakan, kejadian tersebut sepertinya telah direncanakan untuk menipu para kepala sekolah.
Sa’dulloh meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang untuk lebih sering memberikan pengarahan kepada para kepala sekolah. Terutama, untuk mendapatkan bantuan pemerintah dari berbagai tingkatan.

Sa’dulloh menuturkan kejadian itu harus dilaporkan dan diusut oleh pihak kepolisian secara tuntas. Agar, semuanya menjadi jelas karena telah mengganggu proses belajar para anak didik harapan bangsa.
Terkait proses KBM siswa yang dipastikan terganggu, Disdik dan para sekolah harus mencari solusi yang tepat.

”Misalnya, dalam proses belajar mengajat anak-anak bisa menggunakan sarana umum yang ada terlebih dahulu. Seperti masjid, bale desa ataupun lainnya,” jelasnya.

Sa’dulloh menegaskan, pemerintah di semua tingkatan harus segera membangun kembali RKB tersebut secepatnya. Agar, proses belajar mengajar anak anak tidak terganggu. ”Saat ini, kasihan anak anak menjadi korban. Mereka terganggu kegiatan belajar mengajarnya,” tukasnya.

Seperti diketahui, sebanyak tujuh bangunan sekolah dasar di Kecamatan Sumedang Selatan yang dibongkar oleh kontraktor siluman, karena kontraktor tersebut tidak jelas keberadaannya hingga kini.
Berdasarkan keterangan yang  diperoleh dari Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar tujuh sekolah yang dibongkar antara lain SDN Manangga, SDN Baginda 1, SDN Baginda 2, SDN Sukamanah, SDN Pasarean, SDN Tenjo Nagara dan SDN Darangdan. (atp)

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.