Kaum Muda Sumedang Akan Hadiri JCI IHSG World Congress di Jepang

Kaum Muda Sumedang Akan Hadiri JCI IHSG World Congress di Jepang

Delegasi World Congress JCI Sumedang, Eka Anugrah (kiri), Hendra Ciho (dua kiri), Isal Saeful (empat kiri) berfoto bersama Wakil Bupati Sumedang H Eka Setiawan. Pemkab Sumedang mensupport penuh kegiatan JCI di Kanazawa Japan. Ketiganya, akan berangkat ke Jepang pada 2 November 2015. (FOTO DOK FACEBOOK HENDRA CIHO)

Peliput/Editor: dok Hendra Ciho

Junior Chamber International (JCI) akan melaksanakan IHSG World Congress di Kanazawa, Jepang. Tiga anak muda yang mewakili Sumedang, sekaligus mewakili nama Indonesia, yakni Hendra Nugraha Diatmadja (hendra Ciho), Isal Saeful Rohman dan Eka Anugrah akan turut serta menghadiri acara tersebut. Berikut catatan Hendra Ciho (Ketua Hipmi Kabupaten Sumedang), yang dikirim ke meja redaksi Sumenga Ekspres.

Acara yang akan digelar November mendatang, selama dua minggu ini, merupakan acara tahunan yang digelar oleh JCI, dan dihadiri perwakilan 127 negara di seluruh dunia. Junior Chamber International, adalah organisasi nasional pemuda non-politik dan non-sektarian, bagian dari organisasi Kepemudaan Internasional terbesar di dunia yang berafiliasi pada PBB.

Organisasi ini, merupakan komunitas internasional berusia antara 18 sampai 40, dengan maksud dan tujuan, menciptakan perubahan positif di seluruh dunia. Organisasi ini berdiri sejak 1970 serta sudah melahirkan banyak pemimpin pemimpin yang berkancah di nasional maupun international.

JCI Indonesia, telah mengembangkan sayap organisasi kurang lebih 27 kota dan provinsi di Indonesia. Di Indonesia sendiri, JCI mengembangkan gerakan “Indonesia Goes Global” yang bertujuan mendorong kaum Muda Indonesia, aktif tampil dan mewarnai globalisasi. Dengan Moto: “Global Citizens. Global Actors. Global Power”, JCI menjadi representasi generasi muda Indonesia untuk menghadapi tantangan global dan peluang AEC 2015.

JCI sendiri didirikan awal mula pada tahun 1915 di St, Louis, Amerika Serikat oleh seorang muda, bernama Henry Glessembier dengan nama Young Men’s Progressive Civic Association (YMPCPA). Pada tahun 1918 YMPCPA berafiliasi dengan St. Louis Chamber of Commerce. Seiring dengan berjalannya waktu, semangat dan tujuan Jaycess merambah ke seluruh dunia.

Sekitar tahun 1920-an mulai menyebar ke Canada dan Inggris, tahun 1940 menyebar ke Amerika Latin. Sampai pada tanggal 4-11 Desember 1944, diselenggarakan Inter-American Conference di Mexico City. Di sinilah ditetapkan secara resmi lahirnya Junior Chamber International dengan Raul Garcia (Meksiko) sebagai Presiden Dunia yang pertama. Sejak saat itu setiap tanggal 11 Desember dirayakan sebagai JCI Day (Hari JCI Dunia).

Anggota JCI, adalah para pemimpin dan warga muda muda kreatif dan tangguh berusia 18-40 tahun dengan berbagai latar belakang pekerjaan yang beragam. Para anggota JCI berusaha mengembangkan keterampilan-keterampilan baru sekaligus memberikan kontribusi kepada masyarakat, meletakkan dasar-dasar baru, dan mengembangkan berbagai jenis usaha yang baru serta membangun jaringan sosial.

JCI menyambut dengan gembira anggota-anggota baru dari berbagai latar belakang, siapapun yang ingin menjadi pemimpin yang lebih baik di bidang apapun, tanpa melihat ras, warna kulit, jenis kelamin, agama maupun ideologi politik yang dimiliki.

Fokus kegiatan JCI, menciptakan pemimpin yang lebih baik demi menghasilkan masyarakat yang lebih baik. Untuk itu, dalam kegiatannya JCI berusaha membangun rasa percaya diri bagi orang muda dalam menggali kemampuan yang terdalam serta dalam upaya mengatasi keterbatasan-keterbatasan pribadinya.

Dalam kegiatannya, JCI juga berusaha menunjukkan pada generasi muda bagaimana meraih lebih dari yang pernah kita bayangkan dalam kehidupan keluarga, bisnis, sosial, dan lingkungan. Melalui kegiatan JCI Academy, para anggota dapat melatih diri menjadi ahli dalam peranannya sebagai manajer, orang yang berwawasan ke depan, pelatih, pendidik, duta bangsa dan pelajar dengan turut berperan serta berpartisipasi dalam training workshop.

Selain itu, JCI juga membuka peluang jaringan usaha dengan para pengusaha sukses dunia melalui JCI Biznet. Anggota JCI dapat belajar dan bertumbuh kembang melalui peranannya dalam berbagai proyek, yang ditunjukan untuk membawa keuntungan bagi masyarakat dunia.
Insya Allah, kami akan mempresentasikan segala potensi yang dimiliki oleh Jawa Barat pada umumnya, dan Sumedang pada khususnya. Kesempatan ini, sangat langka karena dihadiri oleh lebih dari 100 negara. Bahkan, banyak tokoh tokoh dunia yang akan hadir. Seperti, katanya Bill Clinton, pun rencananya hadir karena beliau juga salah satu member JCI. Sehingga, sungguh sayang jika momen ini tidak digunakan sebaik baiknya.

Dalam momen dan acara ini, kita akan mengekplorasi ide-ide untuk inisiatif international, serta membangun pemikiran yang memiliki daya guna besar untuk kemaslatan hidup masyarakat di seluruh dunia. Karena, orang yang tergabung di JCI ini, dari berbagai latar belakang pendidikan, ekonomi dan sosial. Saya pikir, ini merupakan nilai tambah untuk menggali banyak ide pemikiran pemikiran yang mengglobal.

Keberangkatan Delegasi Sumedang ke Kanazawa, Jepang adalah murni inisitif kami, yang menginginkan terbangunnya sinergisitas antarnegara. Bahkan, selain nama Sumedang, sebenarnya kami juga membawa nama Jawa Barat dan Indonesia. Sebab, tidak semua orang memiliki kesempatan sama seperti ini, dari Indonesia sendiri, total yang berangkat sebanyak kurang lebih 30 orang.

Besar harapan kami, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Sumedang memiliki respon positif seperti halnya daerah lain yang di-support penuh bahkan sampai dibiayai segala akomodasinya. Namun, kami tidak berharap sejauh itu. Paling tidak, pemerintah memberi support/dukungan berupa materi materi presentasi yang nantinya akan digelar pada malam puncak acara di Tokyo Jepang. Terkait akan dibukanya JCI Chapter Sumedang, mudah mudahan akan kami inisiasi setelah kepulangan kami dari Kanazawa, mungkin Januari mendatang. (*)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.