Sembilan Pelaku Pencurian Diringkus

Sembilan Pelaku Pencurian Diringkus

EKSPOSE: Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo saat menunjukan sembilan orang pelaku pencurian yang berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Sumedang, kemarin.(ATEP BIMO AS/SUMEKS)

PEWARTA: ATEP BIMO AS/SUMEKS

KOTA – Satuan Reserse Kriminal (Satresrim) Polres Sumedang berhasil meringkus sembilan pelaku kasus pencurian.

Mereka diamankan karena melakukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah hukum Polres Sumedang.

Kesembilan orang tersebut terdiri dari satu orang pelaku pencurian kendaraan bermotor di wilayah Jatinangor berinisial M, 19. Kemudian, tiga orang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) masing masing B, 32, JM 27 dan D 26 yang masing masing beroperasi di wilayah Sumedang Selatan, Tanjungsari dan Pamulihan.

”Sementara, untuk pelaku curat terdapat empat orang. Masing masing S 20, E 21, AR 22 dan A 25 yang masing masing beroperasi di wilayah Pamulihan, Jatinangor dan Cimanggung,” ujar Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo kepada wartawan di Mapolres, Sabtu (9/2).

Hartoyo menambahkan, dari ke delapan orang tersebut salah satunya adalah seorang residivis. “Dia berinisial A, 25, yang merupakan residivis kasus curanmor,” tambahnya.

Menurut Hartoyo, modus operandi dalam kasus curanmor tersebut, tersangka M melakukan aksinya dengan merusak bagian kabel kendaraan roda dua.

Dikatakan Hartoyo, untuk kasus curat, modus pelaku melakukan pencurian di waktu malam dengan cara memanjat benteng atau pagar rumah korban.

”Untuk tersangka curas, mereka melakukan aksinya dengan cara menjambret, menodongkan pisau, memukul. Setelah itu, pelaku memaksa agar korban menyerahkan barang berharganya,” bebernya.

Dari hasil pengungkapan tersebut, kata Hartoyo, pihaknya telah berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.  Diantaranya. berupa tiga unit kendaraan R2 dari berbagai merk, empat buah handphone dari berbagai merk dan satu buah laptop merk Asus.

”BB lainya satu buah pisau yang dipakai menodong korban, dua buah tas, satu buah dompet dan juga peralatan dan komponen mesin pembuat kain serta BB lainnya,” paparnya.

Dikatakan Hartoyo, bagi kedelapan tersangka dikenakan hukuman yang berbeda. Untuk pelaku curat dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1, 3, 4 dan 5 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.

“Untuk tersangka curas dijerat Pasal 365 KUHP maksimal pidana 12 tahun penjara dan untuk curanmor ini para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP maksimal 7 tahun penjara,” tuturnya.

Hartoyo mengimbau agar masyarakat, untuk tetap berhati hati saat diperjalanan. Terlebih jangan sampai mengundang perhatian pelaku kejahatan.

”Intinya masyarakat jangan sampai mengenakan perhiasan berlebih ataupun saat membawa barang berharga lainnya yang bisa mengundang pelaku kejahatan,” pungkasnya. (atp)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.