oleh

Sempat Ditolak, Akhirnya Warga Terima Pemakaman Jenazah Pasien Covid

SUMEDANGEKSPRES.COM – Proses pemakaman pasien Covid-19 bernama A asal Desa Legok Kaler, Kecamatan Paseh, berjalan lancar dan tidak mengalami penolakan dari warga.

Warga sekitar pun tampak paham dan mengerti setelah sebelumnya diberikan arahan oleh pihak pemerintahan desa setempat.

“Alhamdulillah, pemakaman tadi berjalan lancar. Masyarakat pun tidak ada yang menolak,” ujar Kepala Desa Legok Kaler Suwarno saat dihubungi Sumeks, Selasa (28/7) pagi.

Dijelaskan, ketika mendapatkan kabar A meninggal dari RSUD Sumedang, pihaknya langsung menghubungi keluarga terkait tempat pemakaman. Warga menyerahkan seluruhnya kepada Pemerintah Desa Legok Kaler.

Setelah itu, kata dia, dirinya juga langsung berembug dengan jajaran Pemerintah Desa Legok Kaler. Dan, diputuskan pemakaman akan dilakukan di TPU Dusun Sukahurip karena tidak ada lagi tempat lain.

“Awalnya, ada penolakan dari warga. Namun, setelah diberi pemahaman maka warga menerima hingga pemakaman berjalan lancar. Kami juga diberi arahan dari RSUD Sumedang,” paparnya.

Sementara itu, A diketahui kesehariannya bekerja di Jakarta sebagai pedagang. Beberapa hari sebelumnya, sempat pulang karena sakit dan dirawat di PKM Kecamatan Conggeang selama 4 hari.

Namun siapa sangka, saat diketahui positif Covid-19, A akhirnya dijemput oleh tim gugus tugas pada Jumat (24/7) kemarin.

Setelah beberapa hari diisolasi dan mendapatkan perawatan di RSUD Sumedang, A justru menghembuskan nafas terakhir pada Senin (27/8) pukul 23.45 malam.

“Pasien tersebut ada riwayat penyakit sesak juga,” jawab Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sumedang, Iwa Kuswaeri. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar