oleh

Sempat Viral Meninggal Karena Korona, Ini Penjelasan PO Bus Primajasa

SUMEDANGEKSPRES.COM – Baru-baru ini warganet khawatir oleh sejumlah pihak yang menyebarkan video Bus Primajasa menurunkan seorang pria yang meninggal.

Dalam video yang berdurasi sekitar 44 detik itu, dikatakan mayat seorang pria yang tengah dievakuasi tersebut meninggal karena korona.

Sontak, kejadian tersebut cukup membuat heboh jagat maya, termasuk di Kabupaten Sumedang.

Saat dikonfirmasi Sumeks kepada pengelola PO Bus Primajasa yang berada di Kota Tasikmalaya, pihak management, H Beni membantah jika penumpang yang meninggal tersebut karena terjangkit Virus Korona.

“Bukan Korona,” jawabnya, Senin (23/3).

Diketahui, lanjut Beni, berdasarkan laporan dari pihak kepolisian, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (21/3/2020) sekitar jam 14.00 WIB di SPBU KM 102 Tol Cipali, tepatnya Pulau 5 saat Bus bernopol B 7653 FGA jurusan Lebak Bulus – Kuningan tengah mengisi bahan bakar.

“Pas dibangunkan oleh temannya, dia tidak bangun juga. Lalu dicek pernafasannya ternyata sudah meninggal,” terangnya.

Beni juga menjelaskan, dari data yang diterimanya, korban yang beridentitas TAS warga Pasir Lor Rt 03 Rw 03 Kelurahan Pasir Lor, Kecamatan Karang Lewas, Kabupaten Banyumas tersebut, didiagnosa memiliki riwayat penyakit maag.

“Jadi rekannya ini mau mengantar korban pulang ke Cirebon, karena sebelumnya sempat mengeluh sakit dan berobat ke puskesmas. Katanya hasil berobat sakit maag,” terangnya.

Namun, dikarenakan khawatir TAS mengidap Covid-19, selanjutnya Tim Medis dan PJR Polda Jabar yang tidak lama datang untuk mengevakuasi, sepakat membawa jenazah tersebut ke RS Ciereng Kabupaten Subang.

“Iya jenazah langsung dibawa oleh Ambulance PT Lintas Marga Sedaya,” sebut Beni.

Sementara itu, Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana, menghimbau masyarakat agar tidak membagikan informasi terkait corona dari sumber yang tidak jelas.

“Jika menyebarkan informasi yang tidak jelas kebenarannya maka bisa kami jerat dengan Undang-undang ITE,” tuturnya. (bay/atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed