SK Honorer Harus Disegerakan

Peliput/Editor: Sobar Bahtiar/Iman Nurman

SK Honorer Harus Disegerakan

Asep Kurnia: Ketua Paguyuban Pasundan Sumedang.

KOTA – Ketua Paguyuban Pasundan Sumedang Asep Kurnia menilai, sektor pendidikan adalah wilayah krusial yang harus diperhatikan. Sebab, kata dia, pendidikan yang baik akan menciptakan generasi bangsa yang berkualitas. “Harus mendapat perhatian, pertama kualitas pendidikan kita. Itu perlu dimaksimalkan, salah satunya meliputi penguatan kapasitas tenaga pendidik,” kata Asep kepada Sumeks, Rabu (30/8).

Alasan Paguyuban Pasundan turut andil di sektor pendidikan, ujar Asep, salah satunya melihat ribuan tenaga pendidik non-PNS, turun ke jalan untuk mencari keadilan. “Menyikapi aksi kemarin yang turun kejalan, untuk tenaga pendidik non-PNS harus dapat perhatian serius dan cepat. Terutama dari pemerintah,” ujarnya.

Sebab, kata Akur, sudah tertera di Permendikbud Nomor 8 Tahun 2017 yang diubah Permendikbud Nomor 26 tahun 2017. Yaitu, tentang Petunjuk Teknis Bantuan Oprasional Sekolah (BOS). “Yang berkaitan dengan pemberian surat keputusan untuk tenaga honorer, itu harus segera dikeluarkan,” sebut Akur.

Selain itu, kata Akur, dalam Permendikbud disebutkan, salah satu syarat BOS dapat digunakan untuk bayar honor bulanan guru, syaratnya wajib mendapat penugasan dari pemerintah daerah. Diikuti, dengan memperhatikan analisis kebutuhan guru dan menyampaikan tembusan penugasan dimaksud, kepada Dirjen guru dan tenaga kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Saya pikir, regulasinya sudah cukup jelas. Tinggal diimplementasikan saja. Kalaupun ada kendala ya harus secepatnya tersampaikan, karena itu harus jadi prioritas utama. Dan, kami mendukung bupati untuk segera menuntaskannya. Agar, mereka bisa bekerja dengan tenang,” tuturnya menambahkan. (bay)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.