oleh

SMPN 5 Sumedang Munculkan Inovasi Pendidikan Berbasis Digital

SUMEDANGEKSPRES.COM – Dalam kepemimpinan kepala sekolah baru, SMP Negeri 5 Sumedang telah membuat gebrakan dengan meluncurkan inovasi dalam pendidikan yang berbasis digital.

Adapun inovasi yang saat ini dilakukan oleh kepala sekolah yang baru 21 hari menjabat tersebut, adalah metode ulangan harian dengan menggunakan smartphone berbasis android.

Kepala SMP Negeri 5 Ema Sri Komala S.Pd M.Si mengungkapkan, jika inovasi tersebut merupakan program dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang.

“Kedepannya saya berharap pemerintah dapat memberi bantuan alat penunjang agar dapat melaksanakan penilaian ulangan akhir semester berbasis android,” ujarnya saat ditemui Sumeks di kantornya yang berada di Jalan Angkrek No.35, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara.

Secara teknis, lanjut Ema, dalam ulangan harian berbasis android tersebut para siswa akan mengakses soal-soal yang sudah disiapkan di PC komputer atau laptop guru.

“Jadi, untuk bisa mengakses dan menjawab soal-soal ulangan tersebut, smartphone siswa akan terkoneksi dengan laptop guru dengan menggunakan media Wi-Fi (local host) tanpa koneksi internet,” terangnya.

Selain itu, setiap siswa juga diharuskan untuk memasukkan username dan password agar dapat mengikuti ulangan harian tersebut.

Ema menjelaskan, ulangan harian dengan menggunakan smartphone berbasis android bertujuan untuk melatih siswa-siswi SMP Negeri 5 Sumedang terbiasa mengerjakan soal-soal yang ditampilkan di layar HP mereka sehingga akan terbiasa jika menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Sehingga ke depan kami berharap pada setiap ulangan akhir semester dapat dilaksanakan berbasis android. Karena aplikasi yang digunakan pada saat ulangan harian ini tampilannya sama persis dengan tampilan UNBK,” terang Ema.

Begitu juga dengan soal yang ditampilkan pada layar HP siswa dan cara menjawab soal, terbilang sama persis seperti pelaksanaan UNBK.

Baca Juga  Siswa Senang Dikunjungi Dewan

“Soal yang tampil antara satu siswa dengan siswa lainnya tidak sama, karena menggunakan sistem acak. Tujuannya agar siswa serius mengikuti ujian sekaligus melatih diri dan kemampuan para siswa
dalam penggunaan smatphone berbasis android ini untuk lebih memudahkan siswa dalam mengerjakan soal,” bebernya.

Dengan menggunakan aplikasi ulangan harian di smartphone, kata Ema lagi, siswa juga tidak bisa melakukan kecurangan.

Selain soal yang diacak, siswa juga tidak bisa membuka aplikasi pencarian google.

“Selain itu, soal yang dibuat untuk ulangan harian berbasis android bertipe pilihan ganda bisa juga essay. Dan siswa bisa melihat secara langsung nilai pada saat selesai ulangan,” tuturnya.

Ema pun berharap, kedepannya Kabupaten Sumedang dapat melaksanakan ulangan umum bersama dengan berbasis android.

“Karena siswa saat ini rata-rata sudah memiliki hp pintar. Dan ini merupakan alat penunjang yang kompatibel,” pungkasnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed