oleh

Sonia Serius Ingin Besarkan Golkar Sumedang

SUMEDANGEKSPRES.COM – Sejak Tahun 2008 silam, nama Sonia Sugian sudah mewarnai sayap Partai berlambang pohon beringin.

Tak heran, jika wanita yang pernah nyalon Wakil Bupati Sumedang itu, kini bertengger di Partai Golkar. Baginya, Partai Golkar adalah rumah besar sejak ia meniti karier di dunia politik.

“Keterlibatan saya di Partai Golkar, saat itu bergabung di Himpunan Pengusaha Kosgoro (HPK) 57, dibawah pimpinan Pak Agung Laksono,” katanya saat ditemui Sumeks di sebuah tempat di Sumedang, Kamis (12/3).

Dikatakan, dalam organisasi, wanita kelahiran Sumedang, 16 Mei 1975 itu berada di bagian Litbang HPK Pusat. “Pada saat saya jadi pengurus, banyak kegiatan – kegiatan yang sudah saya lakukan,” ujarnya.

Diantaranya seminar membahas masalah ketahanan pangan, beberapa kegiatan penelitian tentang pupuk organik dan masih banyak lagi. “Kita intens melakukan berbagai kegiatan yang sifatnya menggali potensi para pengusaha muda, agar lebih bisa mengembangkan prospek bisnisnya,” terang Sonia.

Posisi Sonia saat ini, sebagai Ketua HPK 57 tingkat Provinsi Jawa Barat. Dengan posisi itulah, saat dia kembali berkiprah membesarkan Partai Golkar, bukan suatu hal yang asing baginya. “Ada pun saya pernah masuk ke Demokrat saat itu, karena menjadi Caleg untuk wilayah Jabar 2, Bandung dan Bandung Barat,” tuturnya.

Namun sejak saat itu, dia sudah mengundurkan diri secara tertulis ke partai yang bersangkutan. “Saya aktif lagi di Golkar dan mengikuti beberapa kegiatan, termasuk momen Musda di Cipanas Cianjur, dalam pemilihan Ketua DPD provinsi,” ujarnya.

Sonia yang memiliki Nomor Pokok Anggota Partai Golkar (NPAPG) 321114 030359 0001 itu mengaku, kembalinya ke Golkar lantaran partai yang pernah berjaya di era orde baru itu, dinilai memiliki sejarah dalam hidupnya.

“Saya berpikir, kenapa tidak, saya masuk lagi ke partai, yang dulu membesarkan saya. Saya ingin berbakti dan membesarkan Partai Golkar,” katanya.

Dia bertekad, ingin menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk Partai Golkar Sumedang , agar lebih baik lagi. “Setidaknya bisa mengembalikan kehilangan kursi yang kemarin bahkan bisa memenangkan suara pada Pilkada 2024 nanti,” katanya.

Dikatakan, dia sempat vakum dari Kosgoro lantaran di minta nyaleg oleh Ketua DPD. “Pada saat itu walaupun saya tidak punya KTA demokrat dan setelah beres Pileg saya pun keluar kembali, walaupun raihan suara saya bisa menduduki kursi dewan, tetapi karen proses nya harus melalui MK dan untuk mendaftarkan ke MK harus persetujuan ketua umum, maka saya dan keluarga memutuskan konsen di dunia usaha kembali melalui himpunan pengusaha kosgoro/HKP 57 sampai sekarang,” tuturnya.

Partai golkar, lanjut Sonia, sudah berjasa untuk saya dan keluarga, bahkan celotehan suami saya seandainya 50 persen harta saya dipakai untuk membesarkan Patai Golkar, dia mengikhlaskan asal tepat sasaran,” ujarnya.

Bahkan dengan kondisi sosial di masyarakat Sumedang yang sekarang sudah mewabah Bank emok (kosipa) , dia mempunyai program untuk membantu kebtuhan permodalan di tiap- tiap kecamatan.

“Melalui para pengurus partai golkar sebesar Rp 500 juta per PK, untuk di jadikan dana bergulir di masyarakat. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed