Sopir Truk Coba Bohongi Polisi

Sopir Truk Coba Bohongi Polisi

KEPERGOK: Ribuan kemasan minuman keras ditemukan polisi pada sebuah truk yanh melintas di Tanjungsari, kemarin. (ASEP NURDIN/SUMEKS)

PEWARTA: ASEP NURDIN/SUMEKS

Ngakunya Angkut Pakaian, Padahal Air Setan

KOTA – Seorang sopir truk, nekat berniat mengibuli polisi. Namun, aparat dari korps seragam coklat ini, tak mudah untuk dibohongi.

Berkat kejelian dan keberaniannya, petugas dari Satlantas Polsek Tanjungsari, membongkar isi truk yang diakui sopir hanya mengangkut pakaian bekas.

Benar saja, niat busuk sang sopir terbongkar. Nyatanya, truk dengan nomor polisi BE 9306 UW itu, mengangkut ribuan kemasan minuman keras yang terbungkus ribuan dus.

Kemasan air setan itu, pun dari berbagai jenis merek. Bahkan, digolongkan miras golongan B. Yakni, minuman dengan kadar etanol 5-20%. Alkohol pada kadar ini sudah cukup tinggi dan dapat membuat mabuk.

Akhirnya, si sopir kena getahnya. Selain malu gagal berbohong, dia pun digiring petugas ke Mapolsek Tanjungsari, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Yakni, nekat mengangkut miras dan berupaya membohongi polisi.

Dan setelah dihitung, jumlahnya cukup fantastis. Mencapai 4.800 botol. “Ada 4.800 botol miras golongan B yang tersimpan dus,” ujar Kapolres Sumedang AKBP Hari Brata kepada sejumlah wartawan di Mapolres, kemarin.

Hari membeberkan, saat melintas di wilayah hukum Polsek Tanjungsari, petugas mencurigai truk yang berasal dari Jawa Tengah itu. Terlebih, gelagat sang sopir cukup mencurigakan. Begitu pun isi muatan truk, ditutupi terpal.

“Saat dihentikan petugas, sopir truk mengaku hanya membawa pakaian bekas,” ucapnya.
Namun, setelah dilakukan pengecekan, petugas mendapati tumpukan karton yang diduga berisi botol minuman keras.

“Setelah terbukti, sopir diamankan di Polsek setempat, untuk dimintai keterangan. Ngakunya miras itu akan d antar ke Bandung,” katanya.

Saat ini, kasus tersebut langsung ditangani Satuan Narkoba Polres Sumedang.
Hari menegaskan, pihaknya saat ini tengah menggiatkan operasi lalu lintas di setiap wilayah Kabupaten Sumedang, sebagai bentuk antisipasi jelang Pilkada serentak 2018. “Intinya, Sumedang harus kondusif,” kata Hari Brata. (nur)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.