oleh

SP Tersungkur di Sawah

Tubuh Korban Penuh Luka

Terpisah, Mayat Wanita di Cimanggung
JATINANGOR – Warga Dusun Cikaso RT 05 RW 05 Desa He¬garmanah Kecamatan Jati-nangor, kemarin (21/2) pukul 06.30 pagi, mendadak geger. Sesosok mayat laki-laki, ditemukan dengan kondisi me¬nge¬naskan.

Informasi yang dihimpun, korban diketahui berinisial SP, 17, warga Dusun Baturumpil Desa Cisempur Kecamatan Jatinangor. Korban yang juga pelajar di salah satu SMK di Jatinangor itu, tewas dengan puluhan luka bekas benda tumpul.

“Korban anaknya pa Tony M Supardi orang Sawahdadap, sedangkan ibunya orang Cisempur,” kata Ketua RW 05 Ajang Andriyana kepada Sumeks, kemarin.

Menurut Ajang, pertama kali jasad korban ditemukan Wahyat, 64, sebagai pemilik sawah di tempat kejadian perkara. Pemilik sawah kaget, melihat area sawahnya dalam keadaan rusak dan menduga bekas jejak anjing.

“Saya kaget, ada mayat yang tergeletak di sawah dengan posisi telungkup,” tuturnya.
Kapolres Sumedang AKBP Hari Brata melalui Kapolsek Jatinangor Kompol Dede Suharja, membenarkan bahwa korban merupakan anak dari Tony M Supardi, 42. Dari hasil penyelidikan sementara, korban mengendarai sepeda motor Yamaha Byson Nopol Z 2755 BR dan memakai helm. Korban, berangkat dari rumahnya untuk membeli rokok.

“Kami masih melakukan penyelidikan terkait perkara ini dengan menghimpun keterangan dari sejumlah saksi,” ujarnya.
Terpisah, mayat wanita paruh baya juga ditemukan tergeletak di Dusun Cijeungjing RW 03 Desa Tegalmanggung Kecamatan Cimanggung. Korban merupakan Annah, 72, tewas diduga sakit.

Keterangan saksi mata, Reza Akbar, korban diketahui mengalami gangguan jiwa sejak suaminya meninggal beberapa tahun lalu. Korban diketahui memiliki empat anak dengan alamat Dusun Cilaku RT 03 RW 03 Desa Tegalmanggung. Korban sehari-hari hidup sebatang kara dan tidak memiliki rumah.

“Katanya rumahnya sudah dijual anaknya. Terus setelah itu korban stres hingga suka keluar rumah tak karuan. Oleh anaknya juga sering dicari dan dibuatkan rumah lagi. Namun karena sudah stres jadi hese dicarek. Terakhir korban hilang selama seminggu hingga akhirnya ditemukan tewas, ” tandasnya. (imn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed