Staf Personalia Kahatek Ditembak, Dibuntuti Pelaku saat Berangkat Kerja

Peliput/Editor: engkos koswara

Staf Personalia Kahatek Ditembak, Dibuntuti Pelaku saat Berangkat Kerja

DIEVAKUASI: Korban penembakan, yang merupakan Karyawan PT Kahatex dievakuasi rekannya untuk dibawa ke Ambulans, kemarin.(ENGKOS KOSWARA/SUMEKS)

JATIANNGOR – Seorang karyawan PT Kahatek dari bagian staf personalia bernama Leli Novalianti (39) warga Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, menjadi sasaran pelaku penembakan oleh orang yang tidak dikenal saat akan berangkat masuk kerja, Kamis (6/10) pagi.

Informasi yang dihimpun Sumeks, korban saat itu menggunakan kendaraan roda dua jenis matik putih menuju PT Kahatek. Lalu, di Jalan Raya Bandung-Garut tepatnya di Kampung Cipasir Kaler, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung sekira pukul 07.00 korban ditembak orang tak dikenal saat korban akan masuk kerja.

Kepada petugas, korban mengaku sempat mendengar suara letupan senjata dan beberapa saat kemudian pinggul sebelah kiri terasa sakit. Sesaat kemudian terlihat ada tetesan darah disekitar luka tersebut.

“Saya melihat ada dua orang membuntuti saya menggunakan motor, dan beberapa saat kemudian terdengar suara letusan senjata. Setelah itu terlihat ada dua orang yang membawa senjata laras panjang melintas di depanya,” terang Leli saat berada di Klinik PT Kahatek, kemarin.

Korban pun langsung dirujuk ke Klinik Cikijing dan selanjutnya dibawa ke RS Al-Islam Bandung karena proyektil peluru diduga masih bersarang di pinggulnya.

Ketua SPSI Kabupaten Sumedang, Guruh Hudyanto saat mendapingi korban masuk di Klinik Cikijing mengaku korban setelah masuk pabrik langsung memberitahukan kejadian penembakan itu kepada pihak keamanan dan mengeluhkan sakit di bagian pinggul.

“Setelah mendengar ada karyawan tertembak, pihak keamanan langsung menelepon pihak kepolisian Polsek Cimanggung. Karena TKP wilayah Rancaekek Kabupaten Bandung satpam kembali menghubungi pihak kepolisian Rancaekek,” jelasnya.

Kapolsek Rancaekek, Kompol Agus Wahidin melalui Kanit Reskrim, IPDA Ate Jumara mengatakan kasus dugaan penembakan karyawan pabrik PT Kahatek sudah dalam penanganan kepolisian. Bahkan petugas sudah turun ke lapangan untuk mengecek lokasi penembakan.

“Dugaan sementara korban diikuti pelaku saat akan berangkat bekerja. Namun kasus penembakan itu belum jelas motifnya, mungkin saja ada kaitanya dengan karyawan tersebut yang bekerja di bagian personalia. Apakah ada kaitanya dengan soal pekerjaan kita akan dalami kasusnya,” tuturnya.

Hasil dari keterangan saksi, lanjut dia, pelaku diduga dua orang laki-laki menggunakan motor mio putih berboncengan. “Menurut korban pelaku juga sempat melihat kondisi korban, lalu melintas begitu saja dihadapan korban sambil meluncur kearah Cimanggung,” tuturnya.

Terpisah, wakapolres Bandung, Kompol Tri Suryanti, menjelaskan jika penembakan tersebut dilakukan oleh pelaku bukan dengan menggunakan senjata api, melainkan hanya senapan angin biasa.

“Kalau berdasarkan laporan awal, kejadian tersebut terjadi saat korban dalam perjalanan Bandung-Garut. Dan itu bukan menggunakan senjata api, melainkan senapan angin biasa,” katanya ketika dikonfirmasi Sumeks, Kamis (6/10).

Terkait alasan pelaku melakukan penembakan terhadap korban tersebut, pihak Polres Bandung masih melakukan penyelidikan. “Kita belum tahu motifnya seperti apa, sekarang masih dalam lidik sidik oleh reskrim Polsek Rancaekek,” ujar Kompol Tri.

Sementara itu, nasib korban penembakan, Leli, masih terbilang beruntung tidak mengalami luka serius atau sampai kehilangan nyawanya. “Alhamdulillah enggak apa-apa, korban hanya mendapatkan luka dibagian pinggangnya saja,” sebutnya. (kos/bay)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.