Sumedang Harus Berjaya

Sumedang Harus Berjaya

DIARAK; Rd. M. Agung Anugrah bin Rd. Sobari Sumartadinata saat naik kereta Naga Paksi pada acara kirab Panji Keraton Sumedang larang, kemarin.(ASEP HERDIANA/SUMEKS)

PEWARTA: Asep Herdiana/Usep Adiwihanda

KOTA- Ada yang berbeda saat prosesi Kirab Panji Sumedang Larang. Acara peringatan HUT Kabupaten Sumedang itu dihadiri Agung Anugrah yang merupakan keturunan Keraton Sumedang.selain itu Rd. M. Agung Anugrah bin Rd. Sobari Sumartadinata juga membacaan maklumat Keraton Sumedang yang berisi janji warga Keraton Sumedang Larang untuk merekontrusi kejayaan Sumedang Larang.

“ Kami atas nama kawargian Sumedang larang, menyatakan bahwa rekontruksi Keraton Sumedang Larang harus segera direalisasikan demi Sumedang baru yang lebih baik dan lebih bercahaya sesuai amanat para leluhur. Insun Medal Insun Madangan,

“ demikian penggalan kata pada Maklumat yang dibacakan oleh Rd. M. Agung Anugrah di hadapan para sesepuh Sumedang Larang.

Menurut kacamata pemikirtan Agung, Rekonstruksi Sumedang yakni mengembalikan atau membangkitkan kembali nilai leluhur yakni nilai welas asih, gemah ripah lohjinawi. Dalam artian rakyat makmur dan sejahtera.

“ Kalau saya lihat, welas asih, gemah ripah nya tetap terjaga. Tinggal kita mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat, nah itu yang saya rasa belum, ‘ menurnya.

Agung mengungkpakan, menurut kacamata sejarah mengatakan dulu Kerajaan Sumedang sejahtera dan dari segi factor ekonomipun Berjaya dan diakui hingga kabupaten tetangga yang merupakan masuk dalam wilayah kekuasaan dulu.

“ Kita baca saja di literatur sejarah, kenapa Padjajaran memberikan amanat untuk meneruskan kerajaan ke Sumedang Larang. Itu tidak semerta-merta begitu saja, tetapi karena raja jaman dulu menilai Sumedang lah yang pantai dari segi kemakmurannya dan jadi role model saat itu, nah saat ini mari kita wujudkan kembali hal itu, “ jelasnya.

Napak Tilas Kirab panji kali ini juga dihadiri Oleh Bupati Sumedang beserta keluarga dan Tamu Kehormatan Paramitha Rusady, Uli Sigar, Jumhur Hidayat dan tokoh Keraton Sumedang larang lainnya. Meskipun saat prosesi sempat diguyur hujan, tetapi tidak mengurangi khidmat dan sakralnya acara tersebut.

“Makanya napak tilas kita awali dari Darmaraja, karena dari Darmaraja lah berangkatnya kerajaan leluhur Sumedang dahulu,” ungkap salah satu pengurus Keraton Sumedang Larang.
NKSL Nonoman Kraton Sumedang Larang, Rd. Luki Johari Soemawilega, menyebutkan, Agung didaulat membacakan maklumat karena merupakan salah satu keluarga kraton.

“Iya, Kang Agung memang keluarga besar Kraton Sumedang Larang,” ujar Luki.

Terkait pemberitaan Agung menjadi bakal calon Bupati Sumedang pada Pilkada 2018, Luki mengaku sudah mengetahuinya. Menurutnya keluarga mendukung keputusan Agung tersebut.

“Ya siapapun orangnya, kalau punya potensi menjadi pemimpin Sumedang yang baik, keluarga besar pasti mendukung,” tegas Luki.

Makna yang digali, dalam kegiatan ini, tak lain untuk menghormati para karuhun. Selain itu, untuk membangkitkan ingatan dan mengenalkan arti sejarah kepada masyarakat Sumedang.

“Nilai filosofisnya begitu tinggi, sehingga masyarakat Sume­dang perlu tahu, walau­pun saat ini kita hanya me­lakukannya dengan kirab ini,” ujarnya.

Kirab Panji kali ini diikuti 700 orang terdiri dari ‘nonoman’ dan ‘jajaka’ yang aktif sebagai pencinta budaya. Serta unsur masyarakat dan para tokoh kasundaan di Sumedang. (her)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.