Sumedang Ekspres

Bacaan Utama Warga Sumedang

VIDEO CONFERENCE: Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir dan jajarannya saat menggelar video conference dengan Gubernur Jawa Barat, Jumat sore (29/5). IST

Sumedang Masuk Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Namun efektifnya dimulai tanggal 2 Juni 2020. Tanggal 30 dan 31 Mei serta 1 Juni, kita manfaatkan untuk kegiatan sosialisasi, intermediasi perizinan dan simulasi," ungkap Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir

SUMEDANGEKSPRES.COM – Setelah melalui perjalanan berliku, akhirnya Kabupaten Sumedang memutuskan keluar dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dan mulai Sabtu (30/5) hari ini, masuk ke era new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Alhamdulillah, setelah melalui pertimbangan yang cermat, mulai tanggal 30 Mei 2020 (hari ini, red) Kabupaten Sumedang akan melaksanakan AKB. Namun efektifnya dimulai tanggal 2 Juni 2020. Tanggal 30 dan 31 Mei serta 1 Juni, kita manfaatkan untuk kegiatan sosialisasi, intermediasi perizinan dan simulasi. Aktivitas yang akan dibuka paling duluan adalah rumah ibadah (masjid),” ungkap Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir, Jumat (29/5).

Kabupaten Sumedang menetapkan pelaksanaan AKB berdasarkan pertimbangan yang komprehensif, mulai dari kajian normatif berdasarkan hasil evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Empiris yakni berdasarkan evaluasi praktis di lapangan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, serta akademik berdasarkan kajian para pakar dari ITB dan Unpad.

Dijelaskan lebih lanjut, sesuai hasil evaluasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Sumedang bersama 14 kabupaten lain di Jawa Barat masuk pada level 2 atau moderat. Artinya kabupaten yang masuk zona ini bisa keluar dari PSBB dan melaksanakan physical distancing melalui AKB.

“Tadi sore (kemarin, red) saat video conference dengan Pak Gubernur, Kabupaten Sumedang direkomendasikan untuk melaksanakan AKB, dengan pola penerapan protokol kesehatan yang ketat karena masih belum aman dari ancaman Covid-19,” ucap Dony.

Sehari sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang sudah melaksanakan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan PSBB. Secara umum berjalan baik dan ada peningkatan score, tapi belum signifikan. Karena itu disarankan apabila mau keluar dari PSBB dan masuk ke AKB, harus dilakukan secara hati-hati dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Dari hasil evaluasi dimaksud, score pelaksanaan PSBB Kabupaten Sumedang tahap 3 mencapai 69,23. Adapun tahap 2 sebelumnya 65,99. Di sisi lain berdasarkan analisis pakar, angka reproduksi Covid-19 Kabupaten Sumedang 0,913. Sedangkan indeks transmisinya masih di angka 41 %.

“Kalau melihat data tersebut, Sumedang termasuk moderat tapi belum aman. Untuk itu saya minta, di era AKB ini semua warga masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Pakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak, hindari kerumunan dan biasakan berperilaku hidup bersih dan sehat,” pungkas Dony. (nur/rls)