Syarif Effendi Jabat Camat Jatinangor

Peliput/Editor: Iman Nurman

Syarif Effendi Jabat Camat Jatinangor

TANDA TANGAN: Bupati Sumedang menyaksikan lepas sambut Camat Jatinangor dari Idah Khoiriyah ke Syarif Effendi Badar, kemarin. (IMAN NURMAN/SUMEKS)

JATINANGOR – Syarif Effendi Badar resmi menjabat Camat Jatinangor menggantikan Idah Khoiriyah yang kini menjabat Kabag Keuangan Pemda Sumedang. Serah terima jabatan dilakukan Bupati Sumedang Eka Setiawan yang didmpingi Anggota DPRD Sumedang Dudi Supardi dan Dede Juariah. Dalam sambutannya, Camat Jatinangor yang baru Syarif Effendi Badar mengatakan akan bekerja secara maksimal. Terutama pembangunan kantor pusat pemerintahan kecamatan yang lokasinya sudah diajukan di Kiarapayung seluas 20 hektar.

“Tuntutan masyarakat itu kami akan sampaikan ke pimpinan. Saya sendiri melihat memang kebutuhan kantor pelayanan sangat penting apalagi di Jatinangor,” katanya. Ketua Apdesi Jatinangor, Suhendar menuntut agar camat Jatinangor bisa bekerja keras memajukan Jatinangor. Dia meminta Camat baru agar bersinergi dengan kades-kades dan stafnya. “Jatinangor itu tempat kelahiran kami. Jadi kami tahu persis bagaimana kondisi Jatinangor. Makanya mari bekerja sama sama untuk memajukan Jatinangor,” ajaknya.

Suhendar pun mengakui jika para kepala desa di Jatinangor mengingingkan kantor kecamatan yang refresentatif. Bahkan bersama camat sebelumnya dirinya pernah ke pemprov untuk mengusulkan agar pembangunan kantor kecamatan dipercepat. “Jangan sampai Jatinangor yang berpotensi namun tidak digaraf dengan baik. Kita selaku penghuni Jatinangor wajib memanfaatkan Jatinangor dengan baik,” tuturnya.

Bupati Sumedang Eka Setiawan mengatakan jika benar Jatinangor itu mendapatkan jatah 20 ha dari lahan milik provinsi dirinya akan mengusahakan itu. “Kami akan wacanakan dan kami akan melanjutkan program itu. Kami sangat mendukung agenda itu karena Jatinanogr memerlukan lahan yang refresentatif. Konsep tata ruang sendiri pusat pemerintahannya di Kiarapayung,” katanya. Lanjut bupati, kalau yang sekarang sekitar beberapa ribu meter, dengan lahan seluas 20 Ha sendiri bisa lebih leluasa dan lebih refresentatif. (imn)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.