Tak Pakai Plang Tapi Jadi Buruan Pecinta Kopi

Peliput/Editor: IST

Tak Pakai Plang Tapi Jadi Buruan Pecinta Kopi

NGOPI: Sejumlah pelanggan saat berada di Warung Kopi Boehoen.

Mengenal Warung Kopi Boehoen yang Menyatu dengan RM Tahu Sindang Sari

Tak terlihat. Namun di Rumah Makan Tahu Sindang Sari siapa sangka ada sebuah kace. Yakni, Warung Kopi Boehoen yang menyediakan berbagai macam jenis sajian kopi. Apa saja sajiannya. Berikut liputannya.

ASEP HERDIANA, Kota
SEPERTI halnya fesyen, kuliner juga memiliki tren tersendiri. Misalnya saja kopi. Ternyata minuman hitam itu punya tren tersendiri dari masa ke masa.

Hal itu, berpengaruh juga terhadap pertumbuhan beberapa kafe di Sumedang yang menyajikan menu khusus. Yakni, kopi yang diracik dengan berbagai macam cara, sehingga mempunyai ciri khas masing-masing.

Tak terkecuali di Sumedang, ada salah satu warung kopi yang sudah terkenal di telinga para pecinta kopi. Kedai kopi di Kota Tahu pun, kini makin menjamur.

Namun jangan terlewat untuk mampir di Warung Kopi Boehoen. Lokasinya mudah ditemukan. Tinggal dating ke Jalan Mayor Abdurcahman, tepat di depan pusat perbelanjaan Griya Plaza Sumedang.

Kedai kopi ini bagi yang belum hafal, cukup sulit ditemukan. Sebab tidak ada plang khusus yang menandakan di tempat tersedianya minuman kopi premium.

Nampak dari luar, sekilas terlihat seperti rumah makan tahu biasa. Karena kebetulan tempat ini menyatu dengan Rumah Makan (RM) Tahu Sindang Sari.

Namun setelah masuk ke dalam, akan terlihat dapur barista kopi dengan mesin gilingan kopi dan mesin seduhan kopi, yang menandakan di tempat itu menyediakan minuman seduhan kopi.

“Kalau dari luar memang kelihatan seperti rumah makan tahu biasa. Tapi kalau sudah masuk ke dalam, baru terasa suasana tempat ngopinya. Saya sengaja tidak memasang plang di depannya, hanya plang rumah makan tahu saja,” ujar pemilik Warung Kopi Boehoen Hernawan Safari saat ditemui di sela kesibukannya melayani pelanggan, Rabu (1/11).

Meskipun tempatnya tidak terlalu luas, tetapi tetap nyaman untuk berkumpul. Di sini, tersedia semua jenis kopi yang banyak digemari. Bahkan penyajiannya berbeda dari kafe kopi lainnya.

“Seperti kopi Japannese Ice. Kami sajikan dengan tempat untuk menyaring kopi, supaya pelanggan bisa melihat tiap tetes kopi yang keluar dari tempat saringan ke gelas pelaangan,” tuturnya.

Ada beberapa jenis kopi unggulan yang menjadi langganan pemesan. Diantaranya Kopi Boehoen Nagarawangi, Kopi Gunung Tilu, Kopi Papua, Kopi Gayo dan beberapa kopi lainnya yang sudah terkenal dengan citarasanya yang khas.

“Namun dari sekian banyak kopi, Kopi Boehoen Nagarawangi merupakan yang terpavorit. Kopi jenis ini merupakan kopi asli Sumedang yang ditanam di Desa Nagarawangi Kecamatan Rancakalong,” ujarnya.

Rasa kopinya memang pahit. Namun bagi para pecinta kopi sudah terbiasa menikmatinya. Dan bagi para pecinta kopi yang belum biasa meminum kopi tanpa gula, bisa menambahkan susu atau Gula Merah Wado.

“Tidak semua orang terbiasa tanpa gula. Bagi yang belum, untuk menikmatinya konsumen juga dapat menambahkan susu atau gula merah asli,” terangnya.

Kafe yang buka sekitar setahun lalu itu, tak pernah sepi dari pecinta kopi. Selain tempatnya yang asyik untuk nongkong, juga menyajikan menu lain yang tidak kalah unik dan nikmat.

Seperti Vietnam Driv, Anoname, Japanesse Ice dan Cascara. Cascara ini, merupakan kulit kopi yang dikeringkan dan dijadikan semacam teh dan ditambah lemon dalam penyajiannya sehingga lebih segar.

“Kulit kopi juga bisa dibikin semacam Lemon Tea. Cascara namanya. Minuman ini juga punya banyak penggemar setia,” lanjutnya.

Sedangkan untuk malam Jumat hingga akhir pekan, tempat ini selalu penuh pengunjung. Bahkan hingga meluber keluar. Setiap malam Jumat bahkan ada sajian kopi special. Yakni Kopo Lanang yang diyakini memang bisa meningkatkan vitalitas pria.

“Malam Jumat, di sini ada Kopi Lanang. Yang pesannya juga banyak. Konon bisa menambah gagah pria,” terangnya sambil tertawa.

Untuk harga sangat terjangkau. Bahkan untuk ukuran kantong anak muda, yakni segelas kopi dihargai Rp 15 ribu hingga Rp 40 ribu per gelas. Tergantung jenis kopi dan cara penyajiannya.

Namun untuk melayani konsumen, Warung Kopi Boehoen buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga pukul 24.00. (**)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.