oleh

Tari Umbul Tutup Giat TMMD ke-105

PASEH – Tari umbul yang dibawakan ibu ibu Persit cabang XXl Kodim 0610/Sumedang dibawah asuhan Ketua Cabang XXI Kodim 0610/Sumedang Yanti Novianto Firmansyah, Resmi menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 di Desa Padanaan, Kecamatan Paseh, Kamis, 8 Agustus 2019.

”Alhamdulillah Tari Umbul bisa dilaksanakan dengan baik dan maksimal itu berkat ketulusan dan keikhlasan ibu ibu didalam melaksanakan kegiatan Tari Umbul,” ujar Ketua Cabang XXI Kodim 0610/Sumedang Yanti Novianto Firmansyah pada wartawan.

Sementara itu, Kegiatan TMMD ditutup secara resmi oleh Kasgartap II Bandung Cimahi Marsma TNI Drs Embu Agapitus MSi (Han) mewakili Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Suwandono di Lapang Sepakbola Desa Padanaan.

Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Tri Suwandono dalam amanatnya yang dibacakan Kasgartap II Bandung-Cimahi, Marsma TNI Drs Embu Agapitus MSi (Han) mengatakan, upacara penutupan menandai berakhirnya program TMMD ke 105 dengan mengambil tema ‘Bersama TMMD Membangun untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat’.

Menurutnya, berkaitan dengan telah selesainya kegiatan yang dimulai 10 Juli 2019, Pangdam mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Sumedang serta seluruh instansi terkait dan lapisan masyarakat atas semua bantuan dan partisipasinya sehingga TMMD ke 105 ini dapat terlaksana dengan baik.

”Saya berharap kebersamaan dan sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus dibina dan ditingkatkan, baik pada pelaksanaan TMMD maupun pada kegiatan kegiatan lainnya yang memerlukan sinergi dan kebersamaan dalam membantu meningkatkan kesejahtraan masyarakat,” ujar Kasgartap II Bandung Cimahi.

Dikatakan, sampai dengan pelaksanaan program TMMD yang ke 105 kali ini selalu mendapatkan antusias yang cukup baik dari masyarakat. Hal ini membuktikan TMMD yang dilaksanakan secara lintas sektoral oleh TNI bersama dengan intansi terkait lainnya ini masih sangat dibutuhkan masyarakat sebagai bagian usaha mempercepat peningkatan kesejahtraan rakyat Indonesia.

”Bukan saja pembangunan sarana dan prasarana fisik, namun yang tidak kalah pentingnya adalah membangun manusianya itu sendiri. Membangun jiwa dan raga masyarakat sehingga tumbuh kesadaran masyarakat terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara,” paparnya.

Dijelaskan, semangat bersama inilah yang sebenarnya merupakan hakikat dari kemanunggalan TNI dengan rakyat yang merupakan roh perjuangan bangsa. “Hal ini akan terus kita bangun dan pelihara, Kemanunggalan ini merupakan aktualisasi peran TNI dalam mewujudkan seluruh potensi wilayah dan masyarakat sebagai pendorong kemajuan bangsa,yang bermuara pada terbentuknya kekuatan pertahan nasional yang kokoh,” pungkasnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed