oleh

Tarif Ojol Bakal Naik Bulan Depan?

SumedangEkspres.com – Di tengah tuntutan pengemudi ojek online (ojol) kepada pemerintah untuk merevisi UU Nomor 2009 tentang Lalu Lintas, yaitu menjadikan ojol sebagai moda transportasi umum, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan akan melakukan penyesuaian tarif yang ditetapkan dalam dua Minggu atau satu bulan ke depan.

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan, dalam penyesuaian tarif akan melibatkan pihak yang terkait seperti aplikator ojol untuk duduk bersama membahasnya.

“Mungkin nggak bisa cepat ya. Paling cepat dua Minggu, yang fair satu bulanlah. Karena kita harus menghitung, setelah menghitung kita ketemu aplikator, kita ketemu para pengemudi,” kata Menteri Budi kepada FIN.CO.ID (Group Sumeks) di Jakarta, kemarin.

Lanjut Budi, selain aplikator ojol yang diundang, pihaknya juga akan mengajak lembaga perlindungan konsumen Indonesia untuk turut memberikan masukan sehingga ke depan tidak ada yang keberatan atas kebijakan yang dikeluarkan oleh regulator.

“Jadi kita nggak mungkin mengambil dari langit 10 jadi 5 atau 5 jadi berapa gitu. Nggak mungkin. Jadi kita akan menghitung komponen-komponen dalam harga penggunaan ojol itu berapa,” tutur dia.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi menambahkan, kenaikan tarif ataupun turun disebabkan salah satunya asuransi dari perusahaan aplikator, yakni BPJS Kesehatan.

“Kalau sekarang ini, mereka mina peninjauan kembali karena ada beberapa indikator di Peraturan Menteri/Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 sudah naik. Contoh BPJS Kesehatan. Jadi mungkin sudah wajar, ya sudah nggak apa-apa, kita akan mulai (kenaikan tarif),” ujar Budi Setiyadi.

Baca selengkapnya…!!

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed