Tatang Tewas Disembur Ular

Tatang Tewas Disembur Ular

PEMERIKSAAN: Keluarga korban, Tatang Herman saat menyaksikan pemeriksaan korban di Puskesmas Conggeang. ATEP BIMO ARIO SUTEJO/SUMEKS

PEWARTA: ATEP BIMO ARIO SUTEJO/SUMEKS

CONGGEANG – Tatang Herman (56), warga Dusun Sukahurip, RT 02 RW 03, Desa Legok Kaler, Kecamatan Paseh, ditemukan tak bernyawa, Senin (25/7). Korban, ditemukan sekitar pukul 18.00 di sawah blok Kiarapayung, Desa Cibeureuyeuh, Kecamatan Conggeang.

Ketika ditemukan, keadaan kaki, tangan, dan kulit dada korban dalam keadaan melepuh. Diduga, itu korban meninggal dunia akibat disembur ular berbisa pada saat mencari rumput.

Kapolsek Conggeang, AKP Supratno, membenarkan adanya penemuan mayat laki-laki dalam keadaan meninggal dunia di Desa Cibeureuyeuh. Laporan diterima anggotanya Senin (25/7) malam sekitar pukul 20.00.

“Ya, ada penemuan seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia di Desa Cibeureuyeuh. Anggota mendapatkan laporan dari Kades Cibeureuyeuh, Endang (60),” kata Supratno dikonfirmasi Sumeks di kantornya, Selasa (26/7).

Disebutkan Supratno, berdasarkan pemeriksaan medis Puskesmas Conggeang, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pemeriksaan disaksikan langsung Muspika, Kades Cibeureuyeuh, Endang, Kades Legok Kaler, Uso, serta keluarga korban.

“Berdasarkan kondisi itu, keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Kemudian,
keluarga korban juga menolak untuk dilakukan otopsi. Selanjutnya, korban diserahkan kepada keluarga,” tuturnya.

Supratno menjelaskan, pihaknya, mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), membawa korban ke rumah sakit Conggeang, serta melakukan pemeriksaan bersama Tim Medis.

“Selanjutnya, membuat surat pernyataan keluarga korban berkeberatan korban untuk diotopsi,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Desa Cibeureuyeuh, Endang mengatakan, korban Tatang diketemukan oleh menantunya. Saat itu, keluarga korban curiga ketika menjelang sore hari, korban yang biasa menyabit rumput, belum jugapulang. Padahal, kata dia, korban berangkat sejak pukul 10.00.

“Setelah curiga korban belum datang, keluarga menelusuri keberadaannya. Mereka menemukan sepeda motor korban terparkir tidak jauh dari TKP. Kemudian, keluarga berhasil menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa,” jelasnya.

Menurut Endang, berdasarkan keterangan warga setempat, di daerah itu banyak terdapat ular berbisa. Kejadian seperti itu sudah keempat kalinya, warga selalu menemukan korban dalam keadaan badan melepuh dan membiru.

“Ini merupakan kejadian yang keempat kalinya. Sebelumnya, tiga warga mengalami hal yang sama di daerah tersebut. Menurut warga, biasanya korban seperti itu akibat disembur oleh ular berbisa,” pungkasnya. (atp)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.