Tempati Jalur Kereta, Ratusan KK Terancam Pindah

Peliput/Editor: iqbal/iman nurman

Tempati Jalur Kereta, Ratusan KK Terancam Pindah

BERDIRI: Seorang warga berdiri di atas jembatan Cincin Desa Hegarmanah yang merupakan bekas perlintasan Rel Kereta Api, beberapa waktu lalu. (DOK JATEKS)

JATINANGOR- Sebanyak 299 Kepala Keluarga (KK) di Desa Cipacing terancam pindah dari tempat tinggalnya lantaran menempati lahan milik PT KAI. Ratusan warga itu menempati lahan Eks Kereta Api yang melintas dari Rancaekek ke Tanjungsari.

Meski sebelumnya, pemerintah sudah menyosialisasikan pada awal 2015 kepada masyarakat atas rencana pembangunan monorel yang melintasi kawasan Kecamatan Jatinangor. Namun hingga sampai saat ini belum ada kejelasan terkait tindak lanjutnya.

Demikian disampaikan Kepala Urusan Ekonomi dan Pembangunan (Kaur Ekbang) Desa Cipacing, Wawan Hermawan, kepada Jateks, kemarin.

“Sosialisasi memang sudah ada, namun belum ada kepastian kapan dimulainya. Jadi kami belum bisa menentukan langkah,” ujarnya di Kantor Desa Cipacing, Senin (19/10).

Menurut Wawan, rencana tersebut setidaknya telah membuat warga yang tinggal di lahan eks KA resah. Akibatnya, pihak desa pun belum bisa mengambil langkah-langkah selanjutnya. Kepala keluarga yang terancam pindah, kata Wawan, diantaranya di Dusun Cikondang RW 11 83 KK, Cipeundeuy RW 12 19 KK, Pasir Kuya RW16 72 KK dan Cibiru RW 10 55 KK.

“Ada 229 KK yang tersebar di empat dusun yang dipastikan harus pindah manakala proyek tersebut dilaksanakan,” ujarnya lagi.

Belum adanya kejelasan, tambahnya, mengakibatkan pihak desa belum bisa membayangkan bagaimana proses relokasi warga tersebut. Menyikapinya keresahan warga sebelum diadakan poyek itu, warga dipersilahkan menggunakan lahan tersebut.

“Sebetulnya banyak orang dari luar Desa Cipacing juga tinggal disitu. Dulunya kawasan tersebut adalah tanah garapan yang beralih fungsi menjadi pemukiman,” katanya seraya menghawatirkan relokasinya seperti warga OTD Jatigede. (iqi)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js