Terapkan Siskeudes di Semua Desa

Peliput/Editor: atep bimo

Terapkan Siskeudes di Semua Desa

KUNJUNGI: Komisi A DPRD Sumedang saat berada di Desa Babakanasem, Kecamatan Conggeang, untuk melakukan kunjungan terkait penerapan Siskeudes, kemarin.(ATEP BIMO ARIO S/SUMEKS)

CONGGEANG – Komisi A DPRD Sumedang, mengunjungi Pemerintahan Desa Babakanasem, Kecamatan Conggeang, Rabu (9/11). Anggota-anggota dewan tersebut, melakukan sosialisasi penerapan sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

Ketua Komisi A DPRD Sumedang, Dudi Supardi mengatakan, penerapan Siskeudes sangat perlu ditindaklanjuti menjadi sebuah kebijakan. Penerapan Siskeudes pun, harus dilakukan di seluruh desa di Kabupaten Sumedang.

“Penerapan Siskeudes harus diwajibkan di seluruh desa di Kabupaten Sumedang. Dan kami, kali ini melakukan sosialisasi di Desa Babakanasem, Kecamatan Conggeang,” ujarnya seusai kegiatan kemarin.

Disebutkan Dudi, pengelolaan Siskeudes, sudah bagus dan terinci. Mulai dari perencanaan, pembangunan, penataan kelolaan, dan pelaporan. “Hal ini akan mengeliminir penyelewengan yang terjadi pada pembangunan di desa,” jelasnya.

Disamping itu, sistem ini mempunyai akuntabilitas, transparansi, dan bersifat online. Sehingga, seluruh warga dapat melihat dana yang dipakai untuk pembangunan di desa tersebut.

“Karena pembangunan sekarang harus terbuka dan dapat dilihat oleh seluruh warga,” terangnya.

Dikatakan Dudi, pihaknya akan mendorong sistem pengelolaan keuangan desa menjadi sebuah kebijakan yang akan dilakukan di Kabupaten Sumedang. Untuk itu diharapkan, pada tahun 2017 mendatang semua desa diwajibkan memakai sistem Siskeudes.

“Segala macam prasyarat harus dipenuhi dalam penerapan Siskeudes di setiap desa. Mulai dari pelatihan, sarana prasarana, dan semua yang diperlukan oleh Siskeudes. Semuanya dapat dilakukan secara bertahap dan sambil berjalan. Rencananya, diharapkan tahun 2017 dapat dilaksanakan di Kabupaten Sumedang,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Desa Babakanasem, Emid Koswara, mengapresiasi apabila sistem keuangan desa diterapkan di setiap desa di Kabupaten Sumedang. Hal itu, merupakan suatu hal yang sangat baik untuk pembangunan yang akan dilakukan di desa.

“Tranparansi sangat dibutuhkan oleh warga. Sehingga pembangunan yang telah dilakukan dapat dilihat oleh warga secara jelas,” katanya.

Emid menyebutkan, pelatihan dan pembinaan terkait sistem keuangan desa, harus benar-benar dilakukan secara terperinci hingga benar-benar dipahami para staf pemerintahan desa.

“Terutama pada kaur keuangan dan bendahara desa,” tutupnya. (atp)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.