oleh

Teror Vandalisme Depan DPRD

KOTA – Sehari jelang demonstrasi mahasiswa di Gedung IPP, pagi kemarin (25/9), seng pembatas proyek revitalisasi Alun-alun Sumedang, dipenuhi coretan yang berisi ujaran kebencian dan tidak senonoh. Lebih parahnya lagi, coretan-coretan itu terdapat di area depan Gedung DPRD Sumedang.

“Kaitan tulisan-tulisan itu, melalui Setwan, kami akan membuat laporan (kepolisian) resmi. Karena itu sudah sangat tidak sopan,” kata Ketua DPRD Sumedang sementara, Atang Setiawan melalui sambungan teleponnya, kemarin.

Atang meyakini, coretan dinding itu dilakukan oknum yang memang tidak terpelajar. “Takutnya, ini sebuah bentuk provokasi yang akan menyudutkan para mahasiswa yang besok (hari ini, red) akan menyampaikan aspirasi,” ujarnya.

Ketika dapat diusut, lanjut Atang, paling tidak akan menimbulkan efek jera, sehingga tidak mengulangi perbuatannya lagi. “Kedepannya agar tidak lagi menghina, menghujat, itu bahasanya sangat tidak sopan,” katanya.

Selain itu, Atang juga akan meminta kepada eksekutif, untuk menutup semua tulisan-tulisan yang tidak pantas itu. Sebab kawasan itu, sangat berdekatan dengan lokasi SMPN 4 Sumedang, yang dilalui anak-anak sekolah.

Di tempat sama, Sekretaris DPRD Sumedang, Sonson Nurikhsan mengaku akan menyiapkan instrumen pelaporan terkait tulisan itu. “Itu kan ditujukannya ke DPR, lagian coretan tersebut berada pada fasilitas umum. Hanya saja kami di setwan, tidak enak saja membacanya,” kata Sonson seraya akan mengecek CCTV yang mengarah ke halaman gedung DPRD, untuk dijadikan barang bukti.

Sementara itu, Imanudin, salah seorang warga yang melintas di area tersebut, menyangkan aksi coretan yang mengandung umpatan, ujaran kebencian dan juga kata-kata yang tidak senonoh itu. “Sungguh disayangkan memang dengan kata kata tersebut. Kritis sih boleh, tapi perlu diketahui juga tidak jauh dari tempat tersebut ada ada sekolah, pasti tulisan itu akan dilihat dan dibaca langsung anak-anak yang hendak sekolah,” katanya.

Selain di sebrang Gedung DPRD, coretan itu pun ada di depan Kantor Disbubparpora, Gedung Negara Sumedang serta Mal Pelayan Publik (MPP). (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed