Tidur Lelap, Api Berkobar

Peliput/Editor: HERI PURNAMA/SUMEKS

Tidur Lelap, Api Berkobar

SISA KEBAKARAN: Sejumlah warga melihat sisa kebakaran yang meratakan kediaman Tatang warga Dusun Citembong Girang Desa Cikeusi Kecamatan Darmaraja.(HERI PURNAMA/SUMEKS)

DARMARAJA – Si Jago merah, kembali ngamuk saat warga terlelap tidur. Kebakaran ini, terjadi di RT/RW 01/04 Dusun Citembong Girang Desa Cikeusi Kecamatan Darmaraja, sekitar pukul 01.30 dini hari kemarin (11/7).

Warga sekitar, pun kaget dengan musibah kebaran yang bersumber dari kediaman Tatang. Akibatnya, rumah panggung berukuran 6×12 m2 itu, ludes dalam waktu kurang lebih 30 menit.

Diduga, api berawal dari korsleting listrik di bagian belakang rumah. Sehingga, api merembet ke seluruh bagian rumah korban Tatang.

“Diduga api berawal dari koesleting listrik. Untungnya pemilik rumah cepat menyadari adanya api,” kata Kapolsek Darmaraja Kompol Amrizal M.Nur, ketika dikonfirmasi.

Menurutnya, api yang memporak porandakan satu unit rumah panggung itu, sempat dipadamkan petugas damkar dan dibantu warga sekitar. Namun sayangnya, api terlalu cepat menghanguskan rumah Tatang.

“Api sempat dipadamkan oleh pemadam kebakaran dan warga. Tapi angin yang kencang menyulitkan proses pemadaman,” ucapnya.

Adanya peristiwa tersebut, kapolsek mengimbau kepada seluruh warga Darmaraja, agar mewaspadai api sekecil apapun di musim kering dan angin kencang seperti saat ini. Dalam hal ini, warga dituntut untuk mencegah segala sesuatu yang berpotensi kebakaran.

“Saya imbau kepada warga untuk waspada terhadap potensi kebakaran,” ujarnya.

Dalam hal ini, salah seorang warga sekitar Dedeh menerangkan, jarak rumah korban dengan rumahnya hanya beberapa meter saja. Namun, dirinya menyadari adanya kebakaran saat mendengar teriakan warga yang memadamkan.

“Awalnya saya tidak sadar ada kebakaran, karena tengah terlelap tidur. Tapi karena warga berteriak, saya bangun dan melihat rumah tetangga saya sudah ambruk, padahal kata warga kejadiannya belum lama,” ucapnya.

Akibat kejadian ini, kerugian yang dialami pemilik rumah ditaksir sekitar Rp 70 juta. (eri)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js