oleh

Tiga Atlet Taekwondo Asal Sumedang Raih Medali Emas di Open International Championship Bali Indonesia 2019

SUMEDANG – Putra puteri terbaik Kabupaten Sumedang baru saja meraih 5 medali emas dan 1 medali perak pada kejuaraan Open International Championship Bali Indonesia 2019 di Gor Purna Krida, Badung, Provinsi Bali, 25 – 27 Oktober kemarin.

Para atlit peraih medali emas tersebut merupakan Tim Taekwondo Bandung Inten (TBI) Puskopad, Kabupaten Sumedang. Mereka diantaranya berasal dari Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, yakni Alika Ridho Apriyanto (13), Nizar Aditiya Gumilar (12), Febriawan Primadita Pamungkas (8).

Sedangkan dua lagi berasal dari Desa Rancaekek, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yaitu Ratu Kaori Nozomi (10) dan Febri Fahri Rabani (12).

Untuk atlet peraih medali perak, Nasya Zahrotul Fatimah (15) merupakan putri asal Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor.

Salah satu atlet peraih emas asal Sumedang, Nizar Aditiya Gumilar mengatakan, dalam kejuaraan Open Internasional Championship Bali Indonesia 2019 tersebut tim nya telah mendapatkan juara umum kedua dari 24 negara.

“Ini merupakan medali yang kesekian kalinya yang kami raih, sebelumnya pun kami mendulang medali emas di Kejuaraan Piala Kapolri,” ujarnya kepada Sumeks, Selasa (29/10).

Ditempat yang sama, pelatih TBI Puskopad, Arya Gifari menerangkan, dalam kejuaraan Internasional tersebut, anak-anak sudah mengeluarkan kemampuannya dengan maksimal.

“Alhamdulillah dalam kejuaraan yang diikuti oleh 24 negara itu saya mengirimkan sebanyak 6 orang atlet, 5 meraih medali emas dan 1 orang meraih medali perak,” sebutnya.

Namun demikian, walaupun mengharumkan nama daerah, lanjut Arya, pihaknya berjuang tanpa difasilitasi oleh pemerintah daerah.

“Kami memutar otak untuk membiayai diri sendiri selama persiapan, mulai uang saku, uang transportasi dan uang makan saja kami mengandalkan dana pribadi. Padahal, kami tengah berjuang mengharumkan daerah,” paparnya.

Tak hanya itu, Arya juga menambahkan, agar kedepannya Pemerintah Kabupaten Sumedang dapat lebih memperhatikan atlet-atlet Taekwondo TBI yang merupakan aset daerah.

“Harapannya Pemkab Sumedang lebih memperhatikan masyarakatnya yang berprestasi, supaya mereka bisa lebih berprestasi lagi,” tuturnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed