Tiga Jam Gelap Gulita, Belajar Malam Terganggu

Peliput/Editor: Sobar Bahtiar/iman nurman

Tiga Jam Gelap Gulita, Belajar Malam Terganggu

ILUSTRASI

SUMEDANG – Jelang Hari Listrik Nasional (HLN) 27 Oktober ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Sumedang justru alami pemadaman, kemarin (26/10). Di antaranya, sebagian wilayah Buahdua, Conggeang, Situraja, Sumedang Utara dan Sumedang Selatan.

“Gangguannya ada di Pembangkit Suralaya yang ada di sekitar Cilegon Banten. Kondisi ini, berdampak pada pengurangan beban listrik di sebagain wilayah di Sumedang,” ujar Manajer Rayon PLN kabupaten Sumedang Djadja Rapidja saat dikonfirmasi Sumeks, kemarin.

Terlebih, kata Djadja, mati listrik selama tiga jam ini, terjadi saat beban puncak, kisaran pukul 18.00-21.00. Sehingga, PLN tidak bisa melakukan manuver dari sejumlah penyulang. “Matinya listrik terjadi saat beban puncak. Sehingga, kami tidak bisa melakukan manuver,” beber Djadja.

Ia mengaku, saat mati listrik PLN tidak bisa berbuat banyak karena harus menunggu beban puncak turun. “Awalnya, kita mau melakukan manuver, namun ya itu dia, beban di Sumedang tidak memadai. Sehingga penyulang lain tidak bisa menyuplai listrik,” tuturnya.

Sementara itu, masyarakat yang mengalami padam listrik mengaku terganggu dengan kejadian tersebut. Sejumlah rutinitas selepas magrib, pun sulit dilakukan. Salah satunya, aktivitas belajar anak-anak. Terlebih, matinya listrik ini tidak hanya terjadi sekali saja.

“Kami sangat berharap, PLN bisa secepatnya mengatasi mati listrik. Ini bukan sekali dua kali saja. Ya cukup mengganggu lah,” ujar Yuli, warga Bojong Ciakar kepada Sumeks, kemarin.

Ia pun berharap, PLN gencar melakukan sosialisasi, khususnya terkait potensi yang menyebabkan mati listrik.

“Dulu sering mati listrik karena kabel kena ranting pohon, atau juga kena kawat dari layang-layang. Dan, kalaupun ada pemadaman bergilir karena ada pemiliharaan jaringan, harap disosialisasikan beberapa hari sebelumnya,” tukas dia. (bay)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.