oleh

Tiga, Nomor Strategis Bagi ZA-Akur

KOTA.- Calon Bupati dan Wakil Bupati H Zaenal Alimin-Asep Kurnia mendapatkan nomor urut 3 saat pengundian oleh KPU, pada Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati di Islamic Centre, Selasa (13/2).

Bagi pasangan yang beranjak dari jalur independen ini, nomor 3 memiliki makna keberuntungan. Apalagi, jika dilihat dari lima pasangan calon, nomor tiga berada di posisi paling tengah.

“Kata Nabi (Nabi Muhammad SAW, red), sebaik-baik urusan adalah yang di tengah-tengah. Untuk itu, kami juga berharap, sebaik-baik calon adalah yang di tengah-tengah,” ujar Zaenal Alimin saat diwawancara Sumeks, usai rapat penetapan nomor urut..

Pria yang akrab disapa ZA ini meyakini, dengan menyandang nomor 3, pihaknya akan memenangkan kontestasi menuju kursi bupati itu. “Kami semua adalah Semangat. Kita tahu, dari A sampai Z, permasalahan ada di sekitar. Namun, semua itu akan tuntas dengan ZA,” katanya.

Bahkan, menurut dia, semua itu sudah dikampanyekan melalui mobil-mobil yang bergerilya di Sumedang. Dengan nomor tiga, Zaenal menyebut, sebagai posisi yang strategis dalam tata cara pencoblosan. “Satu diambil, dua dibuka, tiga dicoblos, empat dilipat, dan lima disimpan,” katanya.

Di tempat sama, Asep Kurnia menegaskan, dengan meraih nomor urut tiga, pihaknya kian semangat dalam berjuang memenangkan perhelatan akbar lima tahunan itu.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Pasangan ZA-Akur, Munir Natsiry menyebutkan, setelah mendapatkan nomor urut, pihaknya akan menyosialisasikan kepada masyarakat, untuk mengingat pasangan Zaenal Alimin-Asep Kurnia, memiliki nomor urut 3.

“Kita memiliki trik dan cara, untuk mengarahkan mindset masyarakat tertuju pada nomor tiga,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya akan lebih mengintensifkan pergerakan di lapangan sesuai dengan yang sudah direncanakan. “Kita optimalkan kinerja tim di lapangan,” katanya.

Munir mengaku, tim pemengangan ZA-Akur memiliki tiga unsur kekuatan yang dinilai cukup solid, dalam memperjuangkan jagoannya menuju kursi bupati.

“Kita punya tim struktur, yang sudah dibentuk mulai dari tingkat kecamatan, desa hingga RW dan TPS,” katanya.

Selain itu, ada sejumlah partai politik pendukung yang siap membantu. Seperti Perindo, Nasdem, PSI, PKPI, Partai Garuda dan Parsindo. “Mudah-mudahan menjadi nutrisi bagi kita,” katanya.

“Ditambah, sejumlah komunitas masyarakat, seperti santri dan kiayi, tukang ojek, abang becak, petani dan lain-lainnya,” tutup Munir. (nur/adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed