Tim Penilai: Perwakilan Sebagai yang Terbaik

Peliput/Editor: ATEP BIMO AS/SUMEKS

Tim Penilai: Perwakilan Sebagai yang Terbaik

SAMBUT KEDATANGAN: Tim penilai Sinergitas Kinerja Pemerintah Kecamatan Paseh disambut Pj Bupati Sumedang Sumarwan Hadisoemarto, Forkopimka Paseh dan warga, kemarin (9/8).(ATEP BIMO AS/SUMEKS)

SUMEDANG – Tim penilai Sinergitas Kinerja Pemerintahan Kecamatan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018, mendatangi Kantor Kecamatan Paseh untuk memberikan penilaian. Tim penilai yang didampingi Pj Bupati Sumedang Sumarwan Hadisoemarto, datang sekitar pukul 09.00 pagi kemarin (9/8).

Rombongan diterima Forkopimka Paseh, tokoh masyarakat, para kepala UPT se-Kecamatan Paseh serta para kepala desa.
Tim penilai yang terdiri dari empat orang, melakukan penilaian terhadap berbagai aspek di Kecamatan Paseh. Di antaranya aspek pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

Pj Bupati Sumarwan mengatakan, Kecamatan Paseh merupakan salah satu dari 26 kecamatan yang terdapat di Kabupaten Sumedang. Kecamatan Paseh menjadi salah satu penyelenggara pemerintahan yang memberikan pelayanan secara langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat.

“Sebagai salah satu sub sistem pemerintahan, Kecamatan Paseh mempunyai kedudukan yang cukup strategis dan memainkan peran fungsional dalam pelayanan administrasi pemerintahan, pembangunan serta kemasyarakatan,” kata Sumarwan.

Berdasarkan hasil pengamatan dan evaluasi terhadap seluruh kecamatan di Kabupaten Sumedang atas beberapa kriteria dan aspek yang dinilai, baik secara teknis maupun administrative. Kecamatan Paseh ditetapkan sebagai perwakilan Kabupaten Sumedang. Paseh ikut serta dalam Penilaian Sinergitas Kinerja Kecamatan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018.

“Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan apresiasi atas pencapaian Kecamatan Paseh yang telah bersinergi dengan semua pihak, baik unsur Forkopimka serta para kepala desa. Mereka senantiasa menjaga komitmen kuat dalam melaksanakan pembangunan dan juga meningkatkan kualitas pelayanan publik terhadap warga masyarakat di lingkungan Kecamatan Paseh,” paparnya.

Menurutnya, sebagai kecamatan yang berada pada lintasan jalan strategis nasional, Kecamatan Paseh memiliki intensitas pelayanan dan dinamika bermasyarakat. Kecuali itu, penilaian sinergitas kinerja kecamatan Tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut, dapat memberikan dampak positif terhadap upaya peningkatan pusat pemberdayaan masyarakat dan pusat pertumbuhan ekonomi dan sosial budaya di Kabupaten Sumedang.

Dikatakannya, menjadi juara dalam sinegritas kinerja kecamatan bukanlah tujuan akhir semata. “Namun demikian, kami berharap Kecamatan Paseh dapat masuk nominasi berikutnya, sehingga bisa menjadi motivasi sekaligus sebagai role model dalam peningkatan sinegritas kinerja pemerintahan bagi kecamatan lainnya di Kabupaten Sumedang,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah II Provinsi Jawa Barat, H Toto Muhamad Toha MAg mengatakan, seluruh kecamatan yang menjadi perwakilan dari kabupaten/kota yang diajukan sebagai perwakilan, merupakan kecamatan yang terbaik di kabupaten/kotanya.
“Beberapa aspek yang akan ditetapkan menjadi fokus penilaian diantaranya penilaian pelayanan publik tingkat kecamatan, koordinasi penyelenggaraan pemerintahan, inovasi kecamatan dan upaya yang dilakukan kecamatan, kompetensi SDM kecamatan, pengelolaan anggaran kecamatan serta keberadaan data pendukung lainnya,” terangnya.

Menurutnya, maksud pelaksanaan penilaian sinergitas kecamatan bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja perangkat kecamatan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di wilayahnya.

“Kami di sini akan menilai kondisi empirik pelaksanaan urusan pemerintahan di kecamatan, mengukur tingkat capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan tingkat kecamatan serta kesinambungan koordinasi dan keterpaduan kinerja antar penyelenggara pemerintahan di wilayah kecamatan guna mempercepat pelaksanaan pembangunan,” ujar Toto.

Dalam penilaian tersebut, Pemerintah Kecamatan Paseh mempunyai delapan inovasi unggulan yang ditampilkan. Di antaranya pelayanan jasa PPAT gratis bagi warga tidak mampu, guru ngaji dan perangkat desa, Rekor MURI Tari Umbul, diterbitkannya Koran Paseh (Kopas), pengajian rutin bagi perangkat, warga dan pemuda dan Pasar Rakyat yang ada di Pasar Kemis Desa Bongkok dan Pasar Rebo di Desa Padanaan. Ada pula labelisasi produk mebel Paseh dan website Kecamatan Paseh. Serta, adanya spot selfie di halaman depan Kantor Kecamatan Paseh. (atp)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.