Togog Ditusuk di Adegan ke-32

Togog Ditusuk di Adegan ke-32

REKONTRUKSI: SJ alias UPI menusuk korban Togog pada adegan ke-32. Hal itu, terlihat pada proses rekontruksi yang digelar Polres Sumedang, kemarin (30/8). Sedangkan adegan tersangka SS dan IT diperankan oleh polisi karena keduanya masih buron. (ISTIMEWA/SUMEKS)

Peliput/Editor: Asep Nurdin/Usep Adhiwihanda

KOTA – Tersangka SJ alias UPI, secara sadis menusuk korban Deni alias Togog, 21. Hal itu, terlihat pada adegan ke-32 pada proses rekontruksi yang digelar polisi, dalam kasus pembunuhan di Dusun Banjaran Desa Banyuresmi Kecamatan Sukasari.

Rekonstruksi dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Dede Iskandar SSos di sekitar lingkungan komplek Polres Sumedang, Selasa (30/8). “Ada 52 gerakan yang diperagakan tersangka, saat peristiwa berlangsung,” ujar Dede saat ditemui Sumeks di ruangan kerjanya.

Terang Dede, gelar rekonstruksi dilakukan di Mapolres, dengan pertimbangan keamanan. “Karena kalau dilaksanakan di TKP, dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diharapkan. Sehingga, atas kesepakatan dengan Jaksa, rekonstruksi dilakukan di lingkungan Mapolres,” ucapnya.

Dede mengatakan, gelar rekonstruksi untuk melengkapi berkas pemeriksaan, sekaligus memperjelas apa saja yang dilakukan tersangka kepada korban. “Supaya Jaksa Penuntut mengetahui, seperti apa yang dilakukan tersangka,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, SJ alias UPI, merupakan salah satu dari tiga tersangka penganiayaan terhadap Deni alias Togog, 21, hingga tewas. “SJ ditangkap pada Rabu (16/8) sekitar pukul 09.30 di Bayongbong, Garut,” ujar Kapolres Sumedang AKBP Hari Brata SIK saat gelar perkara, beberapa waktu lalu.

Peristiwa itu sendiri, terjadi Minggu (16/7) sekitar pukul 14.00 di RT 04 RW 02 Dusun Banjaran Desa Banyuresmi Kecamatan Sukasari. Berdasarkan keterangan tersangka, penganiayaan dilakukan atas dasar rasa dendam terhadap korban.

Saat melakukan kekerasan terhadap tersangka, pelaku dibantu SS alias Kuya dan IT alisa Awan yang saat ini masih dalam pengejaran polisi. Sementara itu, barang bukti kejahatan yang berhasil diamankan, satu unit sepeda motor, kaus hitam lengan pendek serta celana jeans hitam milik korban, ditambah celana jeans dan sweater hitam milik tersangka.

“Atas perbuatannya, tersangka diancam hukuman kurungan selama-lamanya 20 tahun penjara,” kata Kapolres, kala itu. (nur)

Komentar

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Hosting Unlimited Indonesia