Tomang, Si Predator Jatigede

Peliput/Editor: HERI PURNAMA/SUMEKS

Tomang, Si Predator Jatigede

TANGKAP IKAN : Seorang warga melemparkan jaring ikan di tepi waduk jatigede. Saat ini, pencari ikan di waduk tersebut mengeluh dengan berkembangbiaknya ikan predator yang memakan ikan tangkapan warga setempat. (DOC/SUMEKS)

Ikan Tangkapan Nelayan Berkurang

JATIGEDE – Nelayan Waduk Jatigede diresahkan jenis ikan predator. Ikan yang biasa disebuat oleh nelayan waduk tersebut, dengan nama Tomang, itu semakin lama semakin membuat resah para nelayan. Warga yang biasa beraktivitas mencari ikan di areal waduk, mengaku sering kali dirugikan oleh ikan tersebut.

Salah satu nelayan, Dede menyebutkan, ikan yang hampir sejenis dengan ikan gabus itu, kerap memangsa ikan yang sudah tertangkap oleh jaring para nelayan. Hal itu, tentu saja mengurangi pendapatan para nelayan.

“Seringkali, ikan yang sudah bersarang di jaring kita, hanya tersisa bagian kepalanya saja yang tersangkut di jaring, hal itu tentu saja ulah Ikan Tomang,” kata dia.

Dalam hal ini, para nelayan merasa terganggu dengan kehadiran ikan yang di juluki predator itu. Apalagi, saat ini populasi ikan tersebut semakin bertambah, dan ikan jenis itu juga cukup sulit untuk ditangkap.

“Jumlah Ikan Tomang di Waduk Jatigede semakin banyak, hal itu karena perekembangbiakannya tidak terganggu,” kata dia.

Lebih jauhnya, warga menghawatirkan semakin lama, jumlah Ikan Tomang akan lebih banyak dari jenis ikan yang biasa ditangkap masyarakat. Hal itu, tentunya akan menghabiskan ikan yang menjadi mata pencaharian para nelayan.

“Tak menutup kemungkinan, kalau ikan di waduk ini bisa habis oleh ikan predator itu,” katanya lagi.

Warga berharap, pihak terkait bisa mencari solusi untuk menekan jumlah Ikan Tomang tersebut, sehingga ikan yang dibutuhkan para nelayan bisa tetap terjaga kelestariannya.

“Demi kelestarian ikan di waduk ini, maka pihak terkait harus bertindak cepat,” katanya (eri)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.