oleh

TPT Ambrol, Puluhan Rumah Terancam

JATIGEDE – Deretan tebing di jalan lingkar timur Jatigede banyak mengalami longsor. Warga pun ketakutan. Sebab, banyak warga Desa Ciranggem yang rumahnya tepat berada di atas tebing.

Terlebih, intensitas hujan masih cukup tinggi, hingga saat ini. Tarsa, warga Dusun Pasirkaliki, Desa Ciranggem, mengatakan, tembok penahan tanah (TPT) di depan rumahnya longsor, Senin (2/3) dini hari lalu. Akibatnya, halaman depan rumahnya ambrol. Jika tidak segera ditangani, rumah Tarsa dan tetangga lainnya, terancam ambles.

“Longsoran di satu titik saja mengancam sekitar sepuluh rumah. Belum di beberapa tempat lain, masih banyak yang longsor. Kemungkinan karena tahanan tanah di sejumlah tebing pinggir jalan (lingkar timur Jatigede), tidak kuat,” ujar warga lainnya, Ramli Hidayat (50), Selasa, 3/3.

Dikatakan Ramli, longsor di sejumlah titik di ruas jalan lingkar timur  dari pembangunan jalan lingkar tersebut. “Yang jadi korban, adalah warga yang rumahnya berada dipinggir tebing jalan lingkar. Karena jarak rumah dengan TPT yang longsor, begitu dekat,” katanya.

Ramli menyesalkan banyak tebing pinggir jalan yang dikeruk kontraktor pembangunan jalan. Namun, tidak diantisipasi dampaknya. “Saat musim kemarau memang tidak terjadi apa-apa. Baru memasuki musim hujan, terjadilah longsoran-longsoran,” ucapnya.

Selain mengancam rumah, tambahnya, bongkahan longsor menimpa berbagai macam aset warga, seperti areal pesawahan. “Kami malah mengkhawatirkan jika tebing di Blok Pasirhideung longsor. Bisa mengakibatkan dampak ke satu kampung. Kalau longsor, selokan akan terhambat dan air akan menguap ke pemukiman,” tuturnya.

Dikatakan, warga sudah mendesak pihak kontraktor segera menangani kondisi tersebut. Agar tidak menyebabkan kerugian yang lebih banyak bagi warga. (eri)

Baca Juga  Omset Sawo Kian Turun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed