Trotoar Harus Ramah Disabilitas

Peliput/Editor: ILUSTRASI

Trotoar Harus Ramah Disabilitas

ILUSTRASIKOTOR: Kondisi trotoar di Sumedang belum memadai untuk para penyandang disabilitas.

KOTA – Kabupaten Sumedang, sudah mulai berbenah menjadi kota yang ramah disabilitas. Sebab banyaknya para penyandang disabilitas, menilai jika fasilitas tersebut masih belum memadai. Bakan, trotoar jalan masih belum ramah disabilitas hingga mengancam keselamatan mereka.

“Kalau di kota lain, dapat dilihat dari jalan yang disediakan bagi peyandang disabilitas memiliki pegangan. Tapi di Sumedang nampaknya belum. Selain pegangan yang tidak ada, kemiringan jalan yang disediakan pun terlalu tajam dan juga terdapat hambatan lain di fasilitas umum yang dapat menggangu para peyandang disabilitas,” ucap Pengamat Sosial Rudi Ruhendi saat diwawancara Sumeks, kemarin (2/11).

Dia berharap, ke depan tidak hanya kawasan tertentu. Namun seluruh kawasan yang ada di Sumedang kota khususnya, harus dijadikan kawasan yang ramah bagi penyandang disabilitas.

“Ada atau tidak adanya kota inklusif bagi peyandang disabilitas, pemerintah wajib memberikan segala yang dibutuhkan oleh disabilitas untuk melindungi hak kami sebagai masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Sumedang melalui Sekretaris Dinsos Yuyun, berkomitmen dan untuk berupaya melindungi hak penyandang disabilitas dari segala aspek kehidupan yang ada. Sehingga dalam pemenuhan hak disabilitas, tidak hanya sektoral, tapi inklusif.

“Kita juga berupaya memprioritaskan dana untuk penunjang program ramah disabilitas,” ucapnya.

Pemkab juga akan memperhatikan untuk fasilitas publik bagi penyandang disabilitas, seperti jalan maupun transportasi umum.

“Selain itu, pemkab juga akan memberikan ruang agar mereka bisa bekerja di pemerintahan, maupun pada bidang usaha kecil menengah,” tukasnya. (her)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.