oleh

Truk Sampah Minim, BLH Kewalahan Angkut Sampah

KOTA – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sumedang saat ini kekurangan truk pengangkut sampah. Sebab, dari 10 armada pengangkut sampah, lima rusak dan sudah tidak layak digunakan. Meski pun BLH Kabupaten Sumedang mendapat bantuan dua buah kendaraan dari Propinsi Jawa Barat.

“BLH Sumedang memiliki 10 kendaraan dengan katagori 5 kondisi baik dan 5 lagi kurang layak tapi masih bisa dipaksakan untuk operasional,” kata Kepala Bidang Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman BLH Sumedang, H Ayuh Hidayat, kemarin.

Bahkan, katanya, truk sampah milik Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sumedang saat ini sudah menjadi rongsokan sebanyak lima unit. Kelima truk tersebut sekarang hanya terparkir di halaman kantor bidang kebersihan, pertamanan dan pemakaman tanpa bisa diperbaiki lagi.
Rencananya, katanya, truk truk tersebut akan dihapus karena memang tak bisa dipakai operasional lagi. Namun demikian saat ini penghapusan belum bisa dilakukan walapun kami telah mengajukannya.

“Jadi datang dua tetapi lima unit masuk kandang, kurang-kurang keneh bae,” kata Ayuh Hidayat Minggu (13/12).

Menurut Ayuh, sebelumnya truk pengangkut sampah milik BLH seluruhnya 13 unit termasuk yang akan jadi rongsokan itu. Sisanya, 8 unit, dan yang kondisinya baik hanya tiga, sedangkan yang lima lagi sudah tidak layak meski masih bisa digunakan. Ke sepuluh truk berikut yang baru melayani pengangkutan sampai di wilayah Jatinangor, Cimanggung, Pasar Inpres, Gajah Agung, Regol, Karapyak dan Kota Kulon.

Untuk melayani pengangkutan sampah dengan 10 truk ini, kata Ayuh, dirasakan kurang, karena idealnya ada 20 unit. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed