Tumpukan Kabel Halangi Kecamatan

Peliput/Editor: Engkos Koswara/Usep Adhiwihanda

Tumpukan Kabel Halangi Kecamatan

DIBIARKAN NUMPUK: Tumpukan kabel berwarna merah ini sudah 10 hari dibiarkan menumpuk dan menghalangi Kantor Kecamatan Cimanggung. (ENGKOS KOSWARA/SUMEKS)

CIMANGGUNG – Tumpukan kabel milik PT PLN (Persero) yang berada persis di depan Kantor Kecamatan Cimanggung, dinilai mengganggu keidahan dan ketertiban lingkungan. Tumpukan kabel berwarna merah dengan berat ribuan ton itu, diduga akan ditanam di sepanjang Jalan Parakanmuncang. Namun hampir 10 hari, kabel tersebut dibiarkan begitu saja.

“Sebelumnya tidak ada pemberitahuan kepada pihak kecamatan. Tiba-tiba saja ada tumpukan kabel itu di depan kantor bahkan menutup tulisan Kantor Kecamatan Cimanggung,” ujar salah seorang staf Satpol PP Cimanggung Didin Wahyudin, kemarin (3/8). Pihaknya sempat meminta petugas lapangan agar kabel tersebut segera dipindahkan. Namun hingga saat ini, belum juga ada langkah dari rekanan PLN itu sediri untuk memindahkan.

“Sedianya petugas berjanji akan memindahkan kabel itu pada Senin kemarin. Hanya saja hingga Kamis ini belum juga dipindahkan,” ucapnya. Menurutnya, pihak kecamatan akan segera memasang baliho dan bendera untuk menyambut HUT RI ke-72. “Jika masih ada tumpukan kabel tentunya tidak bisa memasang bendera dan beberapa bandir untuk memeriahkan hari kemerdekaan itu,” tuturnya.

Sementara itu Manajer PLN Rayon Tanjungsari Opan Pardian saat dikonfirmasi menjelasakan, penanggung jawab kabel itu adalah pendor (rekanan). Meskipun begitu, pihaknya segera meminta pihak pendor untuk memindahlan tumpukan kabel itu. Perlu dijelaskan bahwa pengawasan pengerjaan penanaman kabel tersebut adalah PLN Area Sumedang.

“Kalau rayon hanya pendampingan saja. Walau begitu kami secepatnya meminta pendor untuk menggeser kabel tersebut karena sudah mengganggu,” tuturnya. Bahkan pihak PLN setiap harinya terus memantau pengerjaan pendor dalam pengerjaan kabel bawah tanah (kabel tanam). “Jadi ada laporan setiap harinya pengerjaan yang sedang dilakukan oleh pendor,” pungkasnya. (kos)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.