UKM Lises STKIP Sebelas April Sumedang Unjuk Kebolehan di Hongaria

Peliput/Editor: ATEP BIMO AS/SUMEKS

UKM Lises STKIP Sebelas April Sumedang Unjuk Kebolehan di Hongaria

FOTO BERSAMA: Anggota Lises STKIP Sebelas April Sumedang foto bersama seusai tampil di Hongaria, belum lama ini.(IST)(ATEP BIMO AS/SUMEKS)

Tampil di Dua Tempat, Ceritakan Keberadaan Gunung Tampomas

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lingkung Seni Sebelas April Sumedang (Lises) STKIP Sebelas April Sumedang, belum lama ini, tampil di Eropa. Tak tanggung-tanggung, UKM Lises ini, diundang di dua tempat sekaligus.

ATEP BIMO AS, Kota

SENI di Indonesia, begitu beragam. Dan seni yang ada, sudah banyak dikelan negara luar hingga menarik perhatian.
Tak sedikit pula, warga Negara luar yang ingin menyaksikan langsung sejumlah kesenian di Indonesia. Bahkan, ada juga yang sengaja mengundang ke negaranya dalam sebuah acara, untuk menampilkan kreasi seni.

Seperti UKM Lises STKIP Sebelas April Sumedang, kembali tampil di mancanegara. Tepatnya di Eropa. Kali ini, mereka tampil di Hongaria setelah pada 2016 lalu tampil Republik Ceko.

Pembina Lises Asep Ganjar Wiresna mengatakan, pihaknya mendapat dua undangan sekaligus. Yakni dari ’23rd Royal Days International Folk Dance Festival di Kota Szekesfehervar’, serta ’49th Debrecen Flower Carnival 2018, di Kota Debrecen.
Dikatakan Asep, di ’23rd Royal Days International Folk Dance Festival pihaknya sudah tampil sejak tanggal 10 hingga.

“Selanjutnya kami tampil di ’49th Debrecen Flower Carnival 2018′ pada 16 sampai 22 Agustus,” kata Asep yang juga sebagai Team Leader pada acara tersebut, belum lama ini.

Asep menuturkan, sebanyak 20 orang yang terdiri dari mahasiswa dan dosen, unjuk kebolehan di festival yang juga diikuti perwakilan dari negara Yunani, Meksiko, Ceko, Prancis, India dan Bulgaria. Masyarakat di Kota Debrecen dan Szekesfehervat, nampak antusias dengan sejumlah tarian dan aksi yang ditampilkan perwakilan Indonesia.

“Tentunya sangat bangga mendapat undangan dari panitia Hongaria. Kami bisa memperkenalkan kesenian dan budaya Indonesia. Diharapkan nilai-nilai yang terkandung didalamnya dapat diaplikasikan di kehidupan,” katanya.

Adapun kesenian yang ditampilkan, antara lain Tari Saman dari Aceh dan Jaipongan (Jawa Barat). Kemudian lagu nusantara seperti lagu daerah Papua serta Melayu. Tak lupa, Lises juga menonjolkan budaya kaSumedangan.

“Di sana juga kami menceritakan tentang keberadaan Gunung Tampomas,” ujarnya.

Selain disaksikan ratusan warga kota, penampilan Lises juga disaksikan langsung Duta Besar Indonesia untuk Hongaria Wening Esthyprobo.
“Dubes juga menyampaikan kebanggannya kepada kami, sebab sudah memperkenalkan budaya tanah air dan banyak menarik perhatian warga kota,” katanya lagi. (atp)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.