oleh

UMKM Belum Tahu Prosedur Ekspor

Pemkab Sumedang Gelar Pelatihan

SUMEDANGEKSPRES.COM, KOTA – Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan, mengaku optimis jika hasil pertanian asal Sumedang mampu menembus pasar dunia. Namun disayangkan, para pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM), belum memahami prosedur pemasaran ke luar negeri.

“Selama ini para UMKM tidak tahu, kalau produk mereka itu bisa dipasarkan ke luar negeri. Padahal ini sangat berpotensi ekspor,” katanya kepada Sumeks, Rabu (5/8).

Berkaitan dengan hal itu, Pemkab Sumedang menggandeng Balai Besar Pelatihan Ekspor Indonesia Kementerian Perdagangan, mengadakan pelatihan bagaimana untuk memulai ekspor. “Melalui pelatihan ini, diharapkan muncul eksportir-eksportir tangguh yang melanglang buana,” ungkapnya.

Wabup pun menyebutkan beberapa komoditi hasil bumi dan pertanian yang  memiliki potensi ekspor. “Ada Ubi Cilembu, Mangga Gedong Gincu, Sawo Sukatali, Manggis Cipancar , kopi serta furniture,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelatihan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, Noviani Vrisvianti menyebutkan, para pelaku UMKM akan dijejali berbagai ilmu pengetahuan tentang dunia ekspor. “Selama tiga hari ini, akan kami ajarkan bagaimana berkomunikasi dengan buyer, bagaimana cara menghitung harga produksi agar tidak rugi serta banyak hal lainnya,” katanya.

Bahkan dalam pelatihan tersebut, sekaligus dilakukan pemetaan komoditi ke negara mana kah hasil pertanian tersebut akan diekspor. “Korea, Jepang dan negara-negara di Asia pasti banyak peminatnya. Kita perbaiki duku lah kapasitas produksinya seperti apa, kemasannya seperti apa termasuk prosedur ekspornya juga seperti apa,” tuturnya. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar