UMKM Harus Melek Teknologi

Peliput/Editor: NET/ILUSTRASI

UMKM Harus Melek Teknologi

KUNJUNGI: Istri wakil gubernur Jabar Giselawati Mizwar saat mengunjungi salah satu pabrik opak di Kecamatan Conggeang yang merupakan salah satu UMKM di Kabupaten Sumedang, beberapa waktu lalu.

KOTA – Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Sumedang dinilai perlu memaksimalkan pengembangan produk melalui penguasaan teknologi informasi. Hal itu dilakukan agar bisa mampu bersaing dengan berbagai produk dari daerah lain.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM. Dadang Sukma mengatakan sebenarnya hasil produksi para pelaku UKM didaerah ini banyak yang bisa menjadi unggulan. Namun, sayangnya disebabkan berbagai alasan, produk-produk tersebut kalah bersaing dengan dari daerah lain.

Sementara, agar produk UKM memiliki daya saing diperlukan sejumlah komponen. Diantaranya, sumber daya manusia yang mumpuni, kelembagaan yang kuat dan penguasaan teknologi menjadi hal yang wajib dimiliki.

“Berbagai pelatihan harus dilakukan. Mulai dari cara pengemasan yang baik dan pemebenahan manajemen usaha bisa menjadi bekal pengetahuan dan wawasan untuk meningkatkan kualitas produknya,” kata Dadang kepada Sumeks di kantornya, Kamis (1/11).

Dadang melanjutkan, agar pemasaran hasil produksi bisa meningkat, dibutuhkan juga penguasaan teknologi informasi. Artinya, para pelaku UKM ini harus melek teknologi informasi untuk memperluas jaringan pemasaran.

Dengan menguasai teknologi informasi, kata dia, pelaku UKM bisa mempromosikan dan menjual produknya melalui dunia maya. Hal tersebut dimaksudkan agar produknya bisa dengan mudah dikenal dan mampu menembus pasar dunia.

Dikatakan Dadang, dunia maya, terutama media sosial merupakan situs dimana setiap orang bisa membuat web page pribadi. Kemudian, terhubung dengan semua orang untuk berbagi informasi dan berkomunikasi.

“Untuk saat ini media sosial terbesar yang sudah dikenal dan akrab dengan masyarakat luas diantaranya adalah facebook dan twitter,” tandasnya.

Menurut Dadang, saat para pelaku UMKM memposting sesuatu atau produk dalam media online tersebut, secara otomatis teman dan follower akan mengetahui produk yang di promosikan. Semakin banyak teman, semakin banyak juga orang yang melihat promosi produk yang dibuatnya.

“Apalagi jika promosi yang kita lakukan dilengkapi gambar dan video, maka promosi akan lebih menarik perhatian orang,” ujarnya. (her)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.