oleh

Upaya Baznas Sumedang Tingkatkan Kinerja dan Profesionalitas

Lantik Serentak Pengurus UPZ Tingkat Kecamatan

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumedang terus berkomitmen menjaga amanat dan titipan umat dalam hal harta benda. Demi menjaga amanat dan profesionalitas yang baik hingga tingkat bawah, Baznas Sumedang melantik para UPZ di tingkat kecamatan. Berikut liputannya.

BAZNAS Sumedang melantik pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kecamatan se Kabupaten Sumedang masa bakti 2018-2019, Selasa (20/3).

Pelantikan yang dilakukan di Gedung Islamic Center Kota Sumedang itu berlangsung khidmat.
Ketua Baznas Sumedang, H. Ali Badjri berharap para pengurus UPZ yang dilantik dapat mengemban amanah dan tanggung jawab.
Terutama, untuk meningkatkan hasil penghimpunan zakat yang dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemaslahatan umat.

“Sebagai ujung tombak di bidang pengimpunan zakat, UPZ punya peran penting dalam mewujudkan optimalisasi pengelolaan zakat. Tentunya dapat memberikan dampak terhadap meningkatnya program pemberdayaan zakat yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan umat,” ujar Ali di sela-sela kegiatannya.

Menurut Ali, setiap pengurus UPZ menghadapi tantangan yang berat untuk mewujudkan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan kewajibannya membayar zakat.

Pada pelantikan pengurus UPZ ini, Baznas juga mengadakan gebyar dengan memberikan bantuan dan santunan. Bantuan dan santunan yang diberikan diantaranya Rp 8 juta untuk sarana prasarana keagamaan, Rp 260 juta bantuan rutilahu (RTLH), Rp 32 juta kegiatan dakwah serta Rp 18.950.000 untuk biaya pendidikan.

Lainnya, yaitu Rp 65.250.000 rehab masjid/pondok pesantren, Rp 50 juta untuk kaum disabilitas, Rp 25.500.000 modal usaha produktif, Rp 13 juta untuk sarana sosial masyarakat, Rp 20 juta korban bencana alam dan Rp. 26 juta untuk operasional UPZ se Sumedang.

“Jadi total bantuan dan santunan yang dikeluarkan pada gebyar ini adalah RP. 518.700.000,” ujar Ali.
Sementata itu, seorang penerima bantuan modal usaha Dani (37) mengaku bantuan ini sangat bermanfaat baginya. Sehari-harinya, Dani yang merupakan penyandang disabilitas akibat kecelakaan bekerja mencuci motor dan berdagang di wilayah Cadas Pangeran.

“Sebelumnya saya juga diberikan kaki palsu dan modal usaha oleh Baznas. Alhamdulilah sekarang dapat bantuan modal lagi, bantuan ini sangat berguna buat saya,” ucapnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed