oleh

Wagub Jabar Peringati Maulid Nabi di Al Ma’soem

JATINANGOR – Wakil Gubernur Jabar H Uu Ruzhanul Ulum berpesan kepada generasi milenial, 4 hal yang harus dilakukan pelajar menghadapi era industri 4.0. Pertama bisa menguasai komputer (ilmu informasi dan teknologi), kedua harus mampu berkomunikasi dengan baik, ketiga mampu bekerja sama dengan siapa pun, dan keempat harus mempunyai keimanan dan ketaqwaan yang dicerminkan dalam moral dan ahlaqul karimah.

Pernyataan itu dikatakan Wagub dalam mengisi tausiyah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah di Yayasan Pendidikan Al Ma’soem, Jumat (8/11).

“Selain keempat hal tadi, Tauhid adalah ilmu yang bermanfaat dalam kehidupan. Jadi seorang hamba Allah harus menguasai ilmu tauhid agar mampu berperilaku sesuai dengan syariat agama islam,” katanya dihadapan ribuan santri/ siswa dan mahasiswa Al Ma’soem Jatinangor.

Para siswa dan mahasiswa Al Ma’soem, kata Uu, harus memegang ilmu mendasar yakni Tauhid. “Kalau kita tak mengenal Allah dan nabinya, maka kita akan cepat goyah dalam menghadapi masalah dalam hidup ini. Orang yang bertauhid disebut mukmin dengan janji akan hadapi dunia dengan sabar dan tawakal lalu di akhirat masuk surga,” katanya.

Sedangkan ilmu lainnya adalah ilmu fikih atau syariat berkaitan dengan pelaksanaan ibadah. 

“Bagaimana kita salat, puasa, membayar zakat, melaksanakan ibadah haji dibahas dalam ilmu fikih,” katanya.

Diakhir ceramah, Uu pun memberikan kuis terkait ilmu tauhid dan ilmu ilmu agama islam lainnya kepada siswa SD sampai SMA Al Ma’soem. Kuis Uu dijawab dengan tepat dan singkat oleh pelajar Al Ma’soem.

Bahkan, mantan Bupati Tasikmalaya itu menantang dua siswa siswi Al Ma’soem untuk ceramah singkat di depan publik. Alhasil, Tasya Aulianisa kelas X MIPA 5 dan
Gifari Jauhar Yajri kelas X MIPA 5 berhasil menjawab tantangan wagub Jabar.

“Nah kedua siswa tadi sudah memiliki kemampuan berbahasa yang baik. Mereka mampu mengajak siswa lain untuk melaksanakan syariat islam. Dan ini patut kami beri penghargaan atau reward,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Al Ma’soem Bandung, Ceppy Nasahi Ma’soem mengatakan, ceramah kali ini disampaikan Wakil Gubernur karena posisinya juga sebagai panglima santri dan penceramah. 

“Nabi Muhammad sendiri memiliki banyak tugas baik sebagai utusan Allah maupun kepala negara dan kepala rumah tangga,” katanya. (imn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed