Wakapolri Gelar Ekspose Miras Oplosan

Peliput/Editor: ENGKOS KOSWARA/SUMEKS

Wakapolri Gelar Ekspose Miras Oplosan

BERI KETERANGAN: Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin saat menggelar konferensi pers di rumah tersangka SS Jalan Bypass Cicalengka Kabupaten Bandung, kemarin. (ENGKOS KOSWARA/SUMEKS)

CIMANGGUNG – Minuman keras (miras) saat ini sudah menjadi musuh masyarakat di Indonesia. Pemerintah saat ini sangat serius dalam pemberantasan miras oplosan yang sudah banyak memakan korban jiwa. (berita lainnya di halaman Jabar Ekspres).

Hampir setiap waktu, petugas di Kabupaten Sumedang melakukan operasi dengan sasaran miras. Bahkan masyarakat diminta berperan aktif untuk ikut memberantas miras, dengan cara mengiformasikan kepada petugas jika di sekitar lingkunganya masih ditemukan miras.

“Kita tiap hari operasi, jika ada silahkan laporkan kepada kita. Petugas tidak henti-hetinya mengambil langkah penindakan,” kata Kapolsek Cimanggung Kompol Kuswanto, kemarin (19/4)

Sementara itu Wakil Kepala Polri (Wakapolri) Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin, menginspeksi langsung bungker tempat penyimpanan miras oplosan di sebuah rumah yang berada di Jalan Bypass Cicalengka Kabupaten Bandung, milik SS tersangka pemilik pabrik miras oplosan.

Tersangka yang saat ini sudah ditangkap polisi. Namun sebelumnya, SS pergi ke Sumatera. Petugas saat itu dengan cepat menangkapnya di sekitar pulau tersebut.

“SS punya kebun sawit seluas 29 hektare. Tersangka dipastikan akan tinggal di tempat perkebunan tersebut, namun petugas dengan cepat menangkapnya,” kata Syafruddin di hadapan wartawan, kemarin.

Tersangka bekerja sama dengan dua orang yang berperan sebagai penjual dan produsen miras oplosan. Mitra kerja SS, berinisial JS dan HM turut dihadirkan dalam kesempatan itu.

Setelah ditangkap di Sumatera lalu di terbangkan ke Jakarta kemudian dibawa ke Bandung. Wakapolri juga mengingatkan kepada seluruh Polisi, jika mendiamkan adanya peredaran miras apalagi membekengi, akan dikenakan sanksi.

“Yang tidak serius dalam menangani peredaran miras akan ada tindakan,” tegasnya.
Kasus miras Cicalengka telah menjadi perhatian khusus Polda Jawa Barat. Sebab kasus yang menewaskan 45 orang itu sudah menjadi perhatian masyarakat luas, ditambah mendekati ramadan.

“Kita semua melihat bahwa masalah miras oplosan dalam satu bulan terakhir yang menjadi opini publik dan membuat banyak korban. Pelaku utama sudah ditangkap dan sekarang dihadirkan di hadapan publik,” tuturnya. (kos)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.